Qatar Tegaskan Dukungan Solusi Dua Negara, Tolak Usulan Trump Pindahkan Warga Gaza
Nabil
Rabu, 29 Januari 2025 - 05:39 WIB
Qatar Tegaskan Dukungan Solusi Dua Negara, Tolak Usulan Trump Pindahkan Warga Gaza
LANGIT7.ID-Jakarta; Qatar kembali menegaskan dukungannya terhadap solusi dua negara pada Selasa, merespons pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengulang seruannya untuk memindahkan warga Palestina dari Gaza ke Mesir atau Yordania.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed al-Ansari, tidak mengungkapkan detail pembicaraan dengan pejabat AS, namun menyatakan bahwa Qatar seringkali memiliki pandangan berbeda dengan sekutunya.
Baca juga: Iran Puji Perlawanan Gaza di Tengah Konflik dengan Israel
"Posisi kami selalu jelas mengenai pentingnya rakyat Palestina mendapatkan hak-hak mereka, dan solusi dua negara adalah satu-satunya jalan ke depan," ujar al-Ansari dalam konferensi pers rutin ketika ditanya tentang komentar Trump.
"Kami memang tidak selalu sependapat dalam banyak hal dengan semua sekutu kami, bukan hanya Amerika Serikat, tetapi kami bekerja sangat erat dengan mereka untuk memastikan kami merumuskan kebijakan bersama," tambahnya.
Qatar, AS, dan Mesir bersama-sama menjadi mediator gencatan senjata Gaza dan kesepakatan pembebasan sandera yang mulai berlaku lebih dari seminggu lalu, menghentikan pertempuran selama lebih dari 15 bulan yang dipicu oleh serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 terhadap Israel.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed al-Ansari, tidak mengungkapkan detail pembicaraan dengan pejabat AS, namun menyatakan bahwa Qatar seringkali memiliki pandangan berbeda dengan sekutunya.
Baca juga: Iran Puji Perlawanan Gaza di Tengah Konflik dengan Israel
"Posisi kami selalu jelas mengenai pentingnya rakyat Palestina mendapatkan hak-hak mereka, dan solusi dua negara adalah satu-satunya jalan ke depan," ujar al-Ansari dalam konferensi pers rutin ketika ditanya tentang komentar Trump.
"Kami memang tidak selalu sependapat dalam banyak hal dengan semua sekutu kami, bukan hanya Amerika Serikat, tetapi kami bekerja sangat erat dengan mereka untuk memastikan kami merumuskan kebijakan bersama," tambahnya.
Qatar, AS, dan Mesir bersama-sama menjadi mediator gencatan senjata Gaza dan kesepakatan pembebasan sandera yang mulai berlaku lebih dari seminggu lalu, menghentikan pertempuran selama lebih dari 15 bulan yang dipicu oleh serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 terhadap Israel.