Honda Civic Nouva: Ketika Teknologi Mendahului Zamannya di Era 80-90an
Tim langit 7
Kamis, 30 Januari 2025 - 00:20 WIB
Honda Civic Nouva: Ketika Teknologi Mendahului Zamannya di Era 80-90an
LANGIT7.ID-Jakarta; Di era ketika sebagian besar mobil hatchback masih menggunakan sistem manual, Honda Civic Nouva hadir sebagai pionir teknologi di kelasnya. Meluncur pada tahun 1988, hatchback compact ini membawa sejumlah fitur yang terbilang futuristik untuk ukuran mobil compact di Indonesia saat itu.
Melansir Mobil123, Rabu (29/1), Civic Nouva generasi facelift bahkan sudah dibekali power steering, sebuah fitur yang masih jarang ditemui di kelas hatchback compact era tersebut. Tak berhenti di situ, mobil ini juga dilengkapi power window, central lock, hingga electric mirror - fitur-fitur yang umumnya hanya ditemui di mobil kelas yang lebih tinggi pada masa itu.
Keunggulan teknologi Civic Nouva semakin terlihat dari penggunaan suspensi double wishbone di kedua rodanya. Sistem suspensi ini terbukti memberikan performa handling yang jauh lebih baik dibandingkan dua kompetitor utamanya, Toyota Starlet Kotak dan Suzuki Forsa. Penggunaan dua lengan ayun pada sistem suspensinya tidak hanya meningkatkan stabilitas saat bermanuver di tikungan, tetapi juga menawarkan daya tahan yang lebih baik.
Baca juga: Honda BR-V, SUV dengan Nama Asli Buatan Indonesia
Dengan bobot yang hanya 900 kg, teknologi mesin D series 1.300 cc milik Civic Nouva mampu menghasilkan performa yang impresif. Mesin dengan dimensi bore x stroke 74.0 x 78.0 mm ini sanggup mengeluarkan tenaga 75 hp pada 6.300 rpm dan torsi 102 Nm pada 3.100 rpm - angka yang sangat kompetitif untuk sebuah hatchback di era tersebut.
Dalam hal desain, Civic Nouva mengadopsi pendekatan aerodinamis yang modern. Garis-garis tegas pada bodinya dipadukan dengan kap depan yang rendah, menciptakan visibilitas yang optimal bagi pengemudi. Model ini hadir dalam dua fase: pre-facelift (1988-1989) dan facelift (1990-1991) yang dikenal sebagai Grand Nouva.
Melansir Mobil123, Rabu (29/1), Civic Nouva generasi facelift bahkan sudah dibekali power steering, sebuah fitur yang masih jarang ditemui di kelas hatchback compact era tersebut. Tak berhenti di situ, mobil ini juga dilengkapi power window, central lock, hingga electric mirror - fitur-fitur yang umumnya hanya ditemui di mobil kelas yang lebih tinggi pada masa itu.
Keunggulan teknologi Civic Nouva semakin terlihat dari penggunaan suspensi double wishbone di kedua rodanya. Sistem suspensi ini terbukti memberikan performa handling yang jauh lebih baik dibandingkan dua kompetitor utamanya, Toyota Starlet Kotak dan Suzuki Forsa. Penggunaan dua lengan ayun pada sistem suspensinya tidak hanya meningkatkan stabilitas saat bermanuver di tikungan, tetapi juga menawarkan daya tahan yang lebih baik.
Baca juga: Honda BR-V, SUV dengan Nama Asli Buatan Indonesia
Dengan bobot yang hanya 900 kg, teknologi mesin D series 1.300 cc milik Civic Nouva mampu menghasilkan performa yang impresif. Mesin dengan dimensi bore x stroke 74.0 x 78.0 mm ini sanggup mengeluarkan tenaga 75 hp pada 6.300 rpm dan torsi 102 Nm pada 3.100 rpm - angka yang sangat kompetitif untuk sebuah hatchback di era tersebut.
Dalam hal desain, Civic Nouva mengadopsi pendekatan aerodinamis yang modern. Garis-garis tegas pada bodinya dipadukan dengan kap depan yang rendah, menciptakan visibilitas yang optimal bagi pengemudi. Model ini hadir dalam dua fase: pre-facelift (1988-1989) dan facelift (1990-1991) yang dikenal sebagai Grand Nouva.