home edukasi & pesantren

Profil Ponpes Asshiddiqiyah yang Didirikan KH Noer Muhammad Iskandar SQ

Sabtu, 01 Februari 2025 - 10:12 WIB
Kegiatan santri di Ponpes Asshidiqiyah. (foto: asshidiqiyah.com)
LANGIT7.ID-Salah satu peninggalan KH Noer Muhammad Iskandar SQ setelah beliau meninggal adalah Pondok Pesantren (Ponpes) Asshiddiqiyah.

Ponpes Asshiddiqiyah didirikan almarhum KH Noer Muhammad Iskandar SQ pada bulan Rabiul Awal 1406 H atau pada bulan Juli 1985.

Setelah hampir 40 tahun berdiri, Ponpes Asshiddiqiyah berkembang pesat menjadi salah satu tujuan orangtua menyekolahkan anaknya di pesantren.

Ponpes Asshiddiqiyah senantiasa eksis dan tetap pada komitmennya sebagai benteng perjuangan syiar Islam. Di usianya saat ini, Ponpes Asshiddiqiyah sudah memiliki 12 pesantren yang tersebar di beberapa daerah di pulau Jawa dan Sumatra.

Dibangun dari keprihatinan dan serba kekurangan

Ponpes Asshiddiqiyah dibangun dari keprihatinan dan serba kekurangan. Kisahnya bermula saat Noer Muhammad Iskandar dengan beberapa temannya mendirikan Yayasan Al-Muchlisin di Pluit.

Berbagai kegiatan pendidikan yang sudah mulai dirintis, terus ia tangani dengan sepenuh hati. Bahkan, kegiatan yang berawal dari remaja Masjid Al Muchlisin ini, telah berkembang menjadi madrasah Diniyah, yang lambat laun mulai mendapat simpati masyarakat. Bukan hanya itu, undangan ceramah juga mulai berdatangan kepada dirinya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya