LANGIT7.ID-, Jakarta - - Eks anggota
One Direction,
Zayn Malik meminta para penggemarnya untuk menyalurkan dukungan dengan
berdonasi untuk Palestina. Hal tersebut disampaikan oleh pihak keluarga Zayn Malik lewat unggahan di Instagram.
Ajakan ini diambil keluarga sebagai bentuk kepedulian
kemanusiaan sekaligus respons atas banyaknya penggemar yang ingin mengirim bunga untuk Zayn. Diketahui
Zayn Malik tengah menjalani perawatan di rumah sakit akibat
kondisi jantung.
Baca juga: Heeseung dan Jay ENHYPEN Proklamir Dukung Palestina, Warganet: Respect!Sebelumnya, penyanyi berdarah Inggris-Pakistan itu membatalkan sejumlah agenda pada awal tahun ini, termasuk kegiatan promosi album terbarunya.
Melalui unggahan Instagram Story pada Kamis, sepupu
Zayn, Sasha Malik, menyampaikan apresiasi atas perhatian para penggemar. Namun, ia menjelaskan bahwa secara logistik pihak keluarga tidak memungkinkan untuk menerima
kiriman bunga dalam jumlah besar.
“Kami sangat berterima kasih kepada semua yang telah berinisiatif mengirimkan karangan bunga. Namun secara logistik hal itu tidak memungkinkan. Kami sangat menghargai dukungan kalian, dan kami mengajak untuk menyalurkan donasi atas nama Zayn ke The Palestine Project,” tulisnya, seperti dilansir dari The New Arab, Senin (4/5/2026).
Sasha juga membagikan tautan ke The Palestine Project, yang hingga kini telah mengumpulkan dana lebih dari 27.000 poundsterling. Platform tersebut menyalurkan bantuan untuk proyek-proyek pembangunan masyarakat Palestina yang dijalankan oleh Islamic Relief.
Baca juga: Jennifer Lawrence Dukung Palestina, Lantang Sebut Israel Lakukan GenosidaDi laman penggalangan dana, sejumlah penggemar turut menyampaikan pesan dukungan.
“Berdiri bersama Palestina dan mendoakan keselamatan bagi semua yang terdampak. Mengirimkan cinta untuk Zayn Malik, semoga segera pulih,” tulis salah satu donatur.
Dukungan juga datang dari pelaku usaha, salah satunya toko bunga The Hidden Bouquet, yang menyatakan tidak lagi menerima pesanan karangan bunga untuk Zayn Malik karena tingginya permintaan. Mereka turut mengimbau masyarakat untuk mengalihkan bentuk dukungan dengan berdonasi ke The Palestine Project, sebagaimana dianjurkan oleh keluarga Malik.
Gelombang simpati ini muncul di tengah rencana tur dunia Zayn Malik, yang disebut sebagai tur solo terbesarnya dan dijadwalkan berlangsung mulai Mei ini hingga November mendatang.
Selama ini, penyanyi kelahiran Bradford, Inggris tersebut dikenal vokal dalam menyuarakan dukungan terhadap hak-hak rakyat Palestina. Pada 2014, saat serangan militer Israel di Gaza Strip menewaskan lebih dari 1.000 warga Palestina, Zayn mengunggah tagar “#FreePalestine” di media sosial X (sebelumnya Twitter).
Unggahan tersebut mendapat respons luas, meskipun juga diiringi ancaman dari sejumlah pihak.
Baca juga: Huda Beauty x Saint Levant Kolaborasi Lip Oil Dukung PalestinaZayn tetap mempertahankan sikapnya, termasuk pada 2021 saat konflik kembali meningkat. Ketika itu, serangan terjadi di sejumlah wilayah termasuk Masjid Al Aqsa serta kawasan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur.
“Saya berdiri bersama rakyat Palestina. Hati saya hancur melihat keluarga yang kehilangan orang tercinta. Kita tidak bisa diam menyaksikan anak-anak menjadi yatim dan terbunuh tanpa menuntut hak asasi mereka. Ini harus dihentikan. Free Palestine,” tulisnya dalam pernyataan saat itu.
Seruan keluarga Malik untuk berdonasi muncul di tengah krisis kemanusiaan yang masih berlangsung di Gaza.
Meski telah diberlakukan gencatan senjata sejak Oktober, berbagai laporan menyebutkan bahwa konflik telah menewaskan lebih dari 72.000 warga Palestina, menghancurkan sebagian besar permukiman, serta memicu krisis kemanusiaan yang meluas di wilayah tersebut.
(est)