LANGIT7.ID-, Jakarta - - Rencana program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) khusus Jakarta semakin matang. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menggandeng LPDP Pusat terkait hal ini.
"Sedang dalam pematangan persiapan. Bappeda, kemudian Dinas Pendidikan, Asisten dan Sekda sedang memfinalisasi kerja sama dengan LPDP Pusat," kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, mengutip Antara, Senin (4/5/2026).
Pramono menjelaskan bahwa keputusan menggandeng LPDP Pusat adalah untuk mempersingkat waktu agar program tersebut segera terealisasi. Sebab, jika institusi LPDP khusus Jakarta didirikan terlebih dulu, maka prosesnya akan memakan waktu lama.
"Kalau didirikan institusinya di DKI Jakarta prosesnya terlalu lama, padahal kami ingin mudah-mudahan tahun depan LPDP-nya untuk Jakarta bisa mulai dibagikan," jelas Pramono.
Baca juga: Pemprov DKI Siapkan 103 Sekolah Swasta Gratis, Ini Daftar SekolahnyaSebelumnya, Pramono menyampaikan rencana program LPDP Jakarta. Bahkan pihaknya sudah mulai membahas rencana tersebut secara lebih detail, termasuk bertemu dengan pimpinan LPDP nasional untuk mencari skema yang tepat agar Jakarta memiliki program beasiswa sendiri.
Pemprov DKI Jakarta berencana mengirim sekira 100 mahasiswa untuk melanjutkan studi ke luar negeri melalui skema LPDP. Dari jumlah tersebut, Pramono memastikan akan ada kuota khusus bagi putra-putri Betawi dan warga Jakarta.
"Pada tahap awal, kami akan mengirim kurang lebih 100 mahasiswa. Dari situ saya akan memberikan kuota untuk anak-anak Betawi dan anak Jakarta. Karena bagaimanapun, sebagai ibu kota dan sesuai undang-undang, kita juga harus memberikan kesempatan bagi mereka untuk sekolah di luar negeri," kata Pramono.
Pramono menegaskan program LPDP Jakarta nantinya terbuka secara adil, termasuk bagi tenaga pendidik yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
Ia juga mendorong agar dukungan pendidikan di Jakarta tidak hanya terbatas pada jenjang sarjana, tetapi juga magister hingga doktoral.
LPDP Jakarta Melangkapi Bantuan Pendidikan yang AdaRencana pembentukan LPDP Jakarta sebagai program beasiswa daerah, menurut Pramono akan melengkapi skema bantuan pendidikan yang sudah ada.
Selama ini, Pemprov DKI telah memiliki program bantuan pendidikan seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Namun, sebelumnya kedua program tersebut hanya mencakup jenjang pendidikan sarjana (S1).
Baca juga: BAZNAS dan ParagonCorp Salurkan Beasiswa, Akses Pendidikan Mahasiswa DiperluasKe depan, LPDP Jakarta akan difokuskan untuk mendukung mahasiswa berprestasi, khususnya dari kalangan Betawi agar dapat menempuh pendidikan hingga jenjang tertinggi, baik di dalam maupun luar negeri.
Pramono memastikan bahwa cakupan bantuan pendidikan telah diperluas hingga jenjang magister (S2) dan doktoral (S3). Untuk studi ke luar negeri tetap akan difokuskan melalui skema LPDP yang dikelola bersama pemerintah pusat.
Tentunya, program ini diharapkan dapat menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Ibu Kota.
Pada kesempatan berbeda, Pramono mengenai rencana peluncuran LPDP Jakarta yang sempat tertunda karena adanya pemotongan dana bagi hasil (DBH) untuk Jakarta hingga Rp15 triliun. Namun, Pemprov DKI kini telah menemukan jalan keluar untuk merealisasikan program tersebut.
(lsi)