LANGIT7.ID-, Jakarta - - Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menduduki peringkat teratas dalam sebuah penilaian kinerja gubernur di 38 provinsi. Ia berhasil meraih dukungan sebesar 18,50 persen, mengalahkan Pramono Anung dan Dedi Mulyadi.
Hasil tersebut merupakan hasil survei nasional kuartal I (Q1) 2026 oleh lembaga riset Muda Bicara ID. Survei ini memotret persepsi anak muda terhadap kinerja gubernur di 38 provinsi.
Setelah Sherly Tjoanda, dalam rilis tersebut secara berturut-turut ditempati oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dengan 17,30 persen dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dengan 17,10 persen. Ketiganya dinilai menonjol dalam pendekatan kepemimpinan yang dianggap relevan dengan kebutuhan dan ekspektasi generasi muda.
Survei ini melibatkan 800 responden dari berbagai wilayah di Indonesia yang dikumpulkan sepanjang Maret 2026. Selain mengukur tingkat kepuasan terhadap kinerja kepala daerah, penelitian ini juga menggali pandangan anak muda terkait kebijakan publik, kondisi ekonomi, serta isu kesehatan mental.
![Sherly Tjoanda Terpilih sebagai Gubernur dengan Kinerja Terbaik Versi Anak Muda]()
"Muda Bicara ID melihat bahwa indikator penilaian anak muda tidak hanya berbasis pada capaian pembangunan fisik, tetapi juga pada sejauh mana kebijakan pemerintah menyentuh aspek kesejahteraan psikologis dan peluang masa depan," demikian keterangan dalam laporan survei, dikutip Minggu (3/5/2026).
Baca juga: Beda Sikap Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda di Tengah Drama PerjodohanSherly Tjoanda dalam hal ini dinilai berhasil menghadirkan pendekatan pembangunan yang inklusif dan komunikatif, serta aktif membangun kedekatan dengan generasi muda, termasuk melalui pemanfaatan media sosial.
Sementara Pramono Anung mendapat perhatian karena fokus pada pembenahan tata kota dan transportasi publik. Sedangkan Dedi Mulyadi, dikenal dengan gaya komunikasi yang dekat dengan masyarakat serta pendekatan langsung ke akar rumput.
Muda Bicara ID menilai hasil survei ini mencerminkan perubahan pola penilaian generasi muda terhadap kepemimpinan daerah.
Anak muda kini semakin kritis dan menempatkan isu-isu seperti keberlanjutan ekonomi, akses layanan publik, serta kesehatan mental sebagai faktor penting dalam mengevaluasi kinerja pemerintah daerah.
Baca juga: Netizen Ramai Comblangi Sherly Tjoanda dan Dedi Mulyadi, Awalnya Gimana Sih?(lsi)