Sebanyak 150 alumni Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tergabung dalam program Alumni Pejuang Digital. Para alumni akan bertugas selama 12 Minggu di 150 Sekolah Dasar pada empat Kabupaten di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Aktris Alyssa Soebandono akhirnya angkat bicara setelah namanya masuk dalam daftar selebriti yang disebut-sebut sebagai penerima beasiswa LPDP di media sosial.
Eks Menko Polhukam Mahfud MD ikut menanggapi polemik pernyataan alumni awardee LPDP Dwi Sasetyaningtyas dengan narasi cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan.
Melalui unggahannya, Isyana Sarasvati menyapa pengikutnya dan memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang tidak akurat mengenai dirinya sebagai penerima beasiswa LPDP.
Di tengah huru hara Dwi Sasetyaningtyas, perhatian publik juga terarah pada sejumlah publik figur yang tercatat sebagai awardee LPDP dan berhasil kuliah di kampus top dunia.
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menjatuhkan sanksi tegas kepada 44 penerima beasiswa (awardee) yang terbukti melanggar ketentuan pengabdian di Tanah Air.
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan kepada Kemendiktisaintek bersama Kementerian Sekretariat Negara untuk melakukan penghitungan dan perumusan ulang kebijakan, agar jumlah penerima beasiswa dapat diperluas secara signifikan.
Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) tengah gencar mensosialisasikan . Kepala Puspenma Ruchman Basori mengajak dosen Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) dapat memanfaatkan program ini.
Mutiara Anisa Baswedan, putri sulung Anies Baswedan bertolak ke Boston, Amerika Serikat. Tia, panggilan akrabnya, berangkat bersama sang suami, Ali Saleh Alhuraiby dan putra mereka, Ibrahim.
Eks Menparekraf Sandiaga Uno mengaku larang sang anak mengambil beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Sandi beralasan sang anak tidak berhak mendapatkan beasiswa LPDP.
Putri sulung Anies Baswedan, Mutiara Annisa Baswedan mengumumkan bahwa dirinya diterima berkuliah di Harvard University, Amerika Serikat. Ia akan melanjutkan studi di Program Master of Education on Education Policy and Analysis.
Muhamad Yani, anak penjual nasi goreng di Alun-Alun Sukajadi, Pandeglang ini diterima sebagai mahasiswa di salah satu kampus terbaik dunia, Harvard University.