Cerita Petinggi Muhammadiyah saat Lihat Mukidi Berhijab
Fajar adhitya
Rabu, 22 September 2021 - 11:55 WIB
Cerita petinggi Muhammadiyah saat lihat Mukidi Berhijab. (Foto: Istimewa).
Cerita Petinggi Muhammadiyah saat lihat Mukidi berhijab dikisahkan oleh Abdul Mu'ti. Dia menilai fenomena kerudung kini bukan cuma identitas, tapi tren.
Abdul Mu'ti melihat saat ini masyarakat Indonesia didominasi oleh para Mukidi. Mereka inilah orang-orang muda, kaya, intelek, dermawan dan idealis.
Baca Juga: Muhammadiyah Andalkan Mukidi untuk Bangkitan Produk-Produk Halal
"Mukidi dulunya orang-orang desa, masyarakat grassroot yang naik kelas menjadi middle class. Karena pendidikan memang membangun identitas sosial," ujar Sekjen Muhammadiyah tersebut dalam Webinar Langit7.id bertema Potensi Besar Konsumen Muslim yang Belum Digarap Maksimal, Rabu (22/9/2021).
Dari Mukidi inilah Abdul Mu'ti melihat komunitas Muslimah di Indonesia yang meneganakan hijab atau jilbab bukan cuma identitas, tapi sebagai gaya hidup.
"Orang berjilbab bukan lagi menutup aurat tapi bagian dari hidup dan budaya, ini realitas baru yang menarik," ujarnya.
Baca Juga: Tren Halal Jadi Peluang Bisnis yang Sangat Menjanjikan
Abdul Mu'ti melihat saat ini masyarakat Indonesia didominasi oleh para Mukidi. Mereka inilah orang-orang muda, kaya, intelek, dermawan dan idealis.
Baca Juga: Muhammadiyah Andalkan Mukidi untuk Bangkitan Produk-Produk Halal
"Mukidi dulunya orang-orang desa, masyarakat grassroot yang naik kelas menjadi middle class. Karena pendidikan memang membangun identitas sosial," ujar Sekjen Muhammadiyah tersebut dalam Webinar Langit7.id bertema Potensi Besar Konsumen Muslim yang Belum Digarap Maksimal, Rabu (22/9/2021).
Dari Mukidi inilah Abdul Mu'ti melihat komunitas Muslimah di Indonesia yang meneganakan hijab atau jilbab bukan cuma identitas, tapi sebagai gaya hidup.
"Orang berjilbab bukan lagi menutup aurat tapi bagian dari hidup dan budaya, ini realitas baru yang menarik," ujarnya.
Baca Juga: Tren Halal Jadi Peluang Bisnis yang Sangat Menjanjikan