home masjid

Kisah Ashab al-Sabt: Yahudi yang Terkena Azab Menjadi Kera

Senin, 03 Februari 2025 - 05:15 WIB
Ashab al-Sab adalah umat Nabi Musa yang dilarang menangkap ikan pada hari Sabtu. Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID--Salah satu kisah Al-Qur'an yang menarik adalah kisah Ashab al-Sabt. Ini adalah sekelompok kaum Yahudi yang menjadi umat Nabi Musa as. Mereka tinggal di dekat kota Elat, di pesisir Laut Merah. Allah mengharamkan mereka untuk menangkap ikan pada hari Sabtu.

وَسْـَٔلْهُمْ عَنِ ٱلْقَرْيَةِ ٱلَّتِى كَانَتْ حَاضِرَةَ ٱلْبَحْرِ إِذْ يَعْدُونَ فِى ٱلسَّبْتِ إِذْ تَأْتِيهِمْ حِيتَانُهُمْ يَوْمَ سَبْتِهِمْ شُرَّعًا وَيَوْمَ لَا يَسْبِتُونَ ۙ لَا تَأْتِيهِمْ ۚ كَذَٰلِكَ نَبْلُوهُم بِمَا كَانُوا۟ يَفْسُقُونَ

"Dan, tanyakanlah kepada Bani Israil tentang negeri yang terletak di dekat laut ketika mereka melanggar aturan pada hari Sabtu, di waktu datang kepada mereka ikan-ikan (yang berada di sekitar) mereka terapung-apung di permukaan air, dan di hari-hari yang bukan Sabtu, ikan-ikan itu tidak datang kepada mereka. Demikianlah Kami mencoba mereka disebabkan mereka berlaku fasik.'' [QS Al-A'raaf : 163]

Dalam ayat ini, Allah memerintahkan Nabi-Nya menanyai orang-orang Yahudi di Madinah, tentang saudara-saudara mereka yang dahulu menyelisihi perintah Allah sehingga mereka diterpa azab tiba-tiba karena perbuatan dan tipu muslihat (hiyal).

Beberapa sumber menyebutkan tempat tersebut adalah kota Aylah. Sebagaimana sebuah hadis dari Imam Baqir as yang menyebut kota tempat kaum Sabat tersebut bernama Aylah.

Sementara menurut Allamah Thabathabai, tempat itu adalah Madyan dan Tabariyya juga disebut sebagai kota tempat tinggal kaum Sabat.

Baca juga: Wadd Berhala Pertama yang Disembah Manusia: Kisah Orang Saleh yang Dibuat Patung
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya