Kisah Penyebaran Agama Yahudi di Arab Pra-Islam: 20.000 Orang Penduduk Yaman Dibakar
Miftah yusufpati
Selasa, 04 Februari 2025 - 04:45 WIB
Sebelum Islam datang, penduduk wilayah Arab sebagian sudah memeluk agama Yahudi dan Nasrani. Ilustrasi: AI
LANGIT7.ID--Sebelum Islam datang, penduduk wilayah Arab sebagian sudah memeluk agama Yahudi dan Nasrani. Umat Yahudi telah lama tersebar di Khaibar, Yatsrib (Madinah), Wadi al-Qura, Fadak, Taima, dan di bagian selatan, khususnya Himyar. Penyebaran agama ini diwarnai kekerasan. Salah satunya adalah para peristiwa Ashabul Ukhdud.
Dr Abdul Aziz MA dalam bukunya berjudul "Chiefdom Madinah: Kerucut Kekuasaan pada Zaman Awal Islam" menyebutkan berbagai riwayat historis mengenai penyebaran agama Yahudi di kalangan orang Arab kurang begitu jelas.
Salah satu riwayat mengaitkan penyebaran agama ini dengan peristiwa hijrahnya orang Yahudi dari Babylonia sekitar tahun 606 SM di masa Raja Nebukadnezar (Bukhtanasar) yang kekuasaannya mencakup Palestina.
Syaikh Shafiyyurrahman al-Mubarakfuri dalam kitab 'Sirah Nabawiyah' menjelaskan penaklukan bangsa Babylonia dan Asyur di Palestina oleh Nebukadnezar mengakibatkan tekanan terhadap orang-orang Yahudi.
Banyak di antara mereka yang ditawan dan dibawa ke Babylonia. Sebagian orang Yahudi lainnya meninggalkan Palestina dan pindah ke Hijaz bagian utara.
Riwayat lain menyebutkan, sebagian orang Yahudi bermigrasi ke wilayah selatan dari Kanaan di Palestina pada masa kekuasaan Romawi di bawah Kaisar Titus pada 70 M dan sebagian lagi pada masa Kaisar Adrianus tahun 132 M.
Baca juga: Kisah Ashab al-Sabt: Yahudi yang Terkena Azab Menjadi Kera
Dr Abdul Aziz MA dalam bukunya berjudul "Chiefdom Madinah: Kerucut Kekuasaan pada Zaman Awal Islam" menyebutkan berbagai riwayat historis mengenai penyebaran agama Yahudi di kalangan orang Arab kurang begitu jelas.
Salah satu riwayat mengaitkan penyebaran agama ini dengan peristiwa hijrahnya orang Yahudi dari Babylonia sekitar tahun 606 SM di masa Raja Nebukadnezar (Bukhtanasar) yang kekuasaannya mencakup Palestina.
Syaikh Shafiyyurrahman al-Mubarakfuri dalam kitab 'Sirah Nabawiyah' menjelaskan penaklukan bangsa Babylonia dan Asyur di Palestina oleh Nebukadnezar mengakibatkan tekanan terhadap orang-orang Yahudi.
Banyak di antara mereka yang ditawan dan dibawa ke Babylonia. Sebagian orang Yahudi lainnya meninggalkan Palestina dan pindah ke Hijaz bagian utara.
Riwayat lain menyebutkan, sebagian orang Yahudi bermigrasi ke wilayah selatan dari Kanaan di Palestina pada masa kekuasaan Romawi di bawah Kaisar Titus pada 70 M dan sebagian lagi pada masa Kaisar Adrianus tahun 132 M.
Baca juga: Kisah Ashab al-Sabt: Yahudi yang Terkena Azab Menjadi Kera