Kisah Jin di Era Rasulullah: Ada yang Membantu Kafir Quraisy dalam Perang Badar
Miftah yusufpati
Sabtu, 08 Februari 2025 - 05:15 WIB
Jin memiliki kemampuan membentuk dirinya dalam berbagai bentuk. Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID-Jin sering kali menampakkan diri di masa Rasulullah SAW. Kadangkala mereka tampil laiknya manusia. Hal ini terjadi, misalnya, pada saat awal Nabi Muhammad diangkat menjadi rasul.
Pakar tafsir, Ibnu Katsir menceritakan ketika pemuka-pemuka suku di Makkah berunding untuk menghadapi Nabi Muhammad SAW, iblis tampil dalam bentuk seorang tua terhormat dari suku Najed dan memberikan mereka saran agar memilih dari setiap suku seorang pemuda.
Kemudian, pemuda-pemuda pilihan itu secara bersamaan membunuh Muhammad. Dengan demikian, suku Nabi Muhammad (Quraisy) tidak dapat menuntut balas karena mereka akan berhadapan dengan banyak suku.
Ibnu Katsir mengemukakan juga riwayat yang dinisbahkan kepada Ibnu Abbas rabahwa dalam perang Badar, iblis tampil dalam gabungan tentara setan dalam bentuk seorang yang mereka kenal, bernama Suraqah Ibnu Malik Ibnu Ju’syum, yang ditakuti Suku Quraisy karena ada dendam di antara mereka.
Baca juga: Semboyan Resmi Pasukan Muslim dalam Perang Badar: Ahad... Ahad... Ahad!
Suraqah berkata kepada kaum musyrikin, "Tidak ada seorang manusia pun yang dapat mengalahkan kamu pada hari ini dan aku adalah pembela kamu.”
Akan tetapi, ketika perang berkecamuk, Rasulullah mengambil segumpal tanah dan melemparkannya ke muka orang-orang musyrik sehingga mereka kacau balau.
Pakar tafsir, Ibnu Katsir menceritakan ketika pemuka-pemuka suku di Makkah berunding untuk menghadapi Nabi Muhammad SAW, iblis tampil dalam bentuk seorang tua terhormat dari suku Najed dan memberikan mereka saran agar memilih dari setiap suku seorang pemuda.
Kemudian, pemuda-pemuda pilihan itu secara bersamaan membunuh Muhammad. Dengan demikian, suku Nabi Muhammad (Quraisy) tidak dapat menuntut balas karena mereka akan berhadapan dengan banyak suku.
Ibnu Katsir mengemukakan juga riwayat yang dinisbahkan kepada Ibnu Abbas rabahwa dalam perang Badar, iblis tampil dalam gabungan tentara setan dalam bentuk seorang yang mereka kenal, bernama Suraqah Ibnu Malik Ibnu Ju’syum, yang ditakuti Suku Quraisy karena ada dendam di antara mereka.
Baca juga: Semboyan Resmi Pasukan Muslim dalam Perang Badar: Ahad... Ahad... Ahad!
Suraqah berkata kepada kaum musyrikin, "Tidak ada seorang manusia pun yang dapat mengalahkan kamu pada hari ini dan aku adalah pembela kamu.”
Akan tetapi, ketika perang berkecamuk, Rasulullah mengambil segumpal tanah dan melemparkannya ke muka orang-orang musyrik sehingga mereka kacau balau.