Pengakuan Mahasiswa Hindu Wisuda di Kampus Muhammadiyah: Haru dan Bangga
Tim langit 7
Senin, 17 Februari 2025 - 16:29 WIB
Ni Nyoman Nikunja Vasini, mahasiswa non-muslim yang diwisuda di Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) membuktikan diri sebagai kampus yang terbuka bagi semua kalangan. Momentum wisuda pada Sabtu (15/2/2025) menjadi salah satu bukti UMP tidak hanya mencetak lulusan akademik, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi.
Salah satu wisudawan adalah Ni Nyoman Nikunja Vasini. Dia mahasiswa non-Muslim yang aktif dalam berbagai program akademik dan kemahasiswaan. Kehadirannya sebagai salah satu lulusan UMP mencerminkan bagaimana kampus ini memberikan ruang bagi siapa saja untuk berkembang dan mendapatkan pendidikan berkualitas.
“Perkenalkan, saya Ni Nyoman Nikunja Vasini, saya putri asli Bali, saya beragama Hindu. Saya ingin mengucapakan terimakasih kepada UMP yang telah memberikan ruang toleransi bagi saya yang berbeda. Saya rasa UMP merupakan miniaturnya Indonesia, kebinekaannya terasa sekali ketika saya kuliah di UMP. Ini menandakan UMP merupakan kampus milik semua, semua bisa kuliah di UMP entah apa itu sukunya, ras nya dan agama nya. Terima kasih UMP,” terangnya.
Mengutip laman Muhammaidyah, UMP akan terus berkembang menjadi lembaga pendidikan yang semakin unggul, modern, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Islami. Lebih lanjut Ni Nyoman Nikunja mengatakan, kampus ini dapat terus mencetak generasi-generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga berakhlak mulia dan siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Baca juga:KKN STAIPI di Purwakarta, Fokus Pemberdayaan Masyarakat dan Implementasi Keilmuan
“Kami berharap agar universitas ini terus memperkuat kualitas pendidikan dan fasilitas yang mendukung kemajuan ilmu pengetahuan, serta terus menjadi tempat yang penuh inspirasi bagi para mahasiswa dalam menimba ilmu dan berkarakter. Semoga Universitas Muhammadiyah Purwokerto terus berjaya dalam mencetak insan yang berkualitas, berintegritas, dan bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara,” tambahnya.
Rektor UMP, Jebul Suroso, menegaskan UMP selalu berupaya menciptakan lingkungan akademik yang inklusif dan harmonis. “UMP adalah rumah bagi semua mahasiswa, tanpa memandang latar belakang agama dan budaya. Kami percaya bahwa keberagaman adalah kekuatan yang akan membawa mahasiswa kami menuju kesuksesan di dunia nyata,” ungkapnya.
Salah satu wisudawan adalah Ni Nyoman Nikunja Vasini. Dia mahasiswa non-Muslim yang aktif dalam berbagai program akademik dan kemahasiswaan. Kehadirannya sebagai salah satu lulusan UMP mencerminkan bagaimana kampus ini memberikan ruang bagi siapa saja untuk berkembang dan mendapatkan pendidikan berkualitas.
“Perkenalkan, saya Ni Nyoman Nikunja Vasini, saya putri asli Bali, saya beragama Hindu. Saya ingin mengucapakan terimakasih kepada UMP yang telah memberikan ruang toleransi bagi saya yang berbeda. Saya rasa UMP merupakan miniaturnya Indonesia, kebinekaannya terasa sekali ketika saya kuliah di UMP. Ini menandakan UMP merupakan kampus milik semua, semua bisa kuliah di UMP entah apa itu sukunya, ras nya dan agama nya. Terima kasih UMP,” terangnya.
Mengutip laman Muhammaidyah, UMP akan terus berkembang menjadi lembaga pendidikan yang semakin unggul, modern, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Islami. Lebih lanjut Ni Nyoman Nikunja mengatakan, kampus ini dapat terus mencetak generasi-generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga berakhlak mulia dan siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Baca juga:KKN STAIPI di Purwakarta, Fokus Pemberdayaan Masyarakat dan Implementasi Keilmuan
“Kami berharap agar universitas ini terus memperkuat kualitas pendidikan dan fasilitas yang mendukung kemajuan ilmu pengetahuan, serta terus menjadi tempat yang penuh inspirasi bagi para mahasiswa dalam menimba ilmu dan berkarakter. Semoga Universitas Muhammadiyah Purwokerto terus berjaya dalam mencetak insan yang berkualitas, berintegritas, dan bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara,” tambahnya.
Rektor UMP, Jebul Suroso, menegaskan UMP selalu berupaya menciptakan lingkungan akademik yang inklusif dan harmonis. “UMP adalah rumah bagi semua mahasiswa, tanpa memandang latar belakang agama dan budaya. Kami percaya bahwa keberagaman adalah kekuatan yang akan membawa mahasiswa kami menuju kesuksesan di dunia nyata,” ungkapnya.