Kejar Target 70 Persen Vaksinasi 2021, Indonesia Terima 3,4 Juta Dosis Vaksin
Garry Talentedo Kesawa
Kamis, 23 September 2021 - 17:34 WIB
Indonesia kembali menerima kedatangan empat tahap vaksin dengan total sebanyak 3,4 juta dosis vaksin jadi pada Kamis (23/9/2021). Foto: Kemenkominfo
Indonesia kembali menerima empat tahap vaksin sebanyak 3,4 juta dosis pada Kamis (23/9/2021). Vaksin tahap 74, 75, 76, dan 77tersebut didapatkan melalui skema pembelian langsung serta kerja sama antarnegara.
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Usman Kansong mengatakan, dengan kedatangan empat tahap vaksin tersebut, maka total vaksin yang telah diterima Pemerintah Indonesia 271.639.790 dosis. Baik dalam bentuk baku (bulk) maupun langsung pakai.
Baca Juga:Bantuan 1,2 Juta Vaksin AstraZeneca Tiba di Soekarno-Hatta
"Dalam upaya menyediakan vaksin bagi rakyat Indonesia, pemerintah mengoptimalkan diplomasi antarnegara, dengan kerja sama yang bersifat bilateral dan multilateral. Kedatangan vaksin ini merupakan salah satu wujud keberhasilan upaya diplomasi pemerintah Indonesia, yang akan terus ditingkatkan dan dioptimalkan,"kata Usman dalam keterangan media yang diterima Langit7.id, Kamis (23/9/2021).
Kedatangan vaksin yang berkelanjutan tersebut, kata dia, bukti ke masyarakat bahwa stok vaksin aman. Dengan ketersediaan vaksin tersebut, pemerintah mengejar target vaksinasi 70 persen masyarakat Indonesia pada akhir 2021.
"Meski penularan sudah turun, program vaksinasi tidak boleh dikendorkan. Upaya mengendalikan pandemi dan membangun kekebalan komunitas harus terus kita percepat. Karena itu, pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk segera divaksinasi, tidak perlu pilih-pilih vaksin, karena semua vaksin aman dan berkhasiat," ucapnya.
Baca Juga:Saudi Cabut Indonesia dari Daftar Negara Dilarang Terbang Langsung
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Usman Kansong mengatakan, dengan kedatangan empat tahap vaksin tersebut, maka total vaksin yang telah diterima Pemerintah Indonesia 271.639.790 dosis. Baik dalam bentuk baku (bulk) maupun langsung pakai.
Baca Juga:Bantuan 1,2 Juta Vaksin AstraZeneca Tiba di Soekarno-Hatta
"Dalam upaya menyediakan vaksin bagi rakyat Indonesia, pemerintah mengoptimalkan diplomasi antarnegara, dengan kerja sama yang bersifat bilateral dan multilateral. Kedatangan vaksin ini merupakan salah satu wujud keberhasilan upaya diplomasi pemerintah Indonesia, yang akan terus ditingkatkan dan dioptimalkan,"kata Usman dalam keterangan media yang diterima Langit7.id, Kamis (23/9/2021).
Kedatangan vaksin yang berkelanjutan tersebut, kata dia, bukti ke masyarakat bahwa stok vaksin aman. Dengan ketersediaan vaksin tersebut, pemerintah mengejar target vaksinasi 70 persen masyarakat Indonesia pada akhir 2021.
"Meski penularan sudah turun, program vaksinasi tidak boleh dikendorkan. Upaya mengendalikan pandemi dan membangun kekebalan komunitas harus terus kita percepat. Karena itu, pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk segera divaksinasi, tidak perlu pilih-pilih vaksin, karena semua vaksin aman dan berkhasiat," ucapnya.
Baca Juga:Saudi Cabut Indonesia dari Daftar Negara Dilarang Terbang Langsung