Perpanjangan masa kedaluwarsa vaksin Covid-19 didasari standar internasional, persyaratan data uji stabilitas minimal untuk emergency use of authorization (EUA) obat dan vaksin.
Sebelumnya, Indonesia telah menerima donasi vaksin AstraZeneca dari pemerintah Australia. Di antaranya masing-masing 1,2 juta pada 20 Oktober 2021 dan 11 November 2021 lalu.
Pemerintah pusat mendorong daerah-daerah terus melakukan percepatan dan perluasan vaksinasi bagi warganya. Dibantu juga dengan sejumlah instansi, seperti TNI dan Polri.
Selain jaminan ketersediaan stok vaksin dan upaya percepatan vaksinasi, pemerintah juga terus memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya bagi yang masih ragu dan enggan untuk divaksinasi.
Pandemi di masa depan bisa lebih mematikan daripada COVID-19 sehingga pelajaran yang dipetik dari wabah tidak boleh disia-siakan dan dunia harus memastikan siap untuk serangan virus berikutnya, kata pencipta vaksin Oxford-AstraZeneca, Sarah Gilbert.
Nadia mengatakan bahwa kedatangan vaksin berkelanjutan ini merupakan wujud pemerintah dalam mengejar kekebalan komunal atau capaian vaksinasi di atas 70 persen.
Kerja sama dose-sharing bilateral sejumlah 1.990.910 dosis vaksin ini merupakan kali keduanya Pemerintah Jepang memberikan dukungan bagi masyarakat dan Pemerintah Indonesia.
Kedatangan vaksin menunjukkan stok vaksin aman. Pemerintah mengejar target pada akhir tahun 2021, 70% masyarakat Indonesia sudah divaksinasi. Per 8 Oktober 2021, 46,52% penduduk sasaran vaksinasi telah mendapatkan suntikan dosis pertama dan 26,49% telah divaksin lengkap.
Terkait pemerataan vaksin tersebut, Usman menegaskan, pemerintah juga mendorong unsur-unsur di daerah, terutama yang capaian vaksinasinya masih rendah.
Indonesia kedatangan sumbangan vaksin AstraZeneca tahap ketiga dari Prancis.sebanyak 1.236.480 dosis yang tiba di Bandara Soekarno Hatta pada Kamis (23/9/2021).