home edukasi & pesantren

Ini Mengapa Islam Menghalalkan Daging Sembelihan Ahli Kitab

Jum'at, 21 Februari 2025 - 04:45 WIB
Islam menghalalkan daging sembelihan ahli kitab. Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID--Islam memperkeras persoalan penyembelihan dan menganggap penting persoalan ini. Orang-orang musyrik Arab dan pengikut-pengikut agama lain justru menjadikan penyembelihan termasuk persoalan ibadah, bahkan masuk persoalan keyakinan dan pokok kepercayaan agama.

Oleh karena itu, menyembelih mereka jadikan sebagai sesuatu cara untuk berbakti kepada tuhannya, maka disembelihnya binatang untuk berhala atau dengan menyebut nama tuhannya.

"Kemudian datanglah Islam menghapus cara-cara ini dan mewajibkan untuk tidak menyebut kecuali asma' Allah, serta mengharamkan binatang yang disembelih untuk berhala dan dengan menyebut nama berhala," ujar Syaikh Yusuf al-Qardhawi dalam bukunya berjudul "Halal dan Haram dalam Islam" (Bina Ilmu, 1993).

Kemudian, setelah ahli kitab yang semula adalah bertauhid itu telah banyak dipengaruhi oleh perasaan-perasaan syirik dan sama sekali tidak melepaskan dari kesyirikannya yang dulu-dulu, sehingga sementara orang Islam menganggap, bahwa mereka tidak bisa lagi bergaul dan bertemu dengan mereka sebagaimana halnya terhadap orang-orang musyrik lainnya, maka Allah memberikan perkenan (rukhsah) kepada mereka untuk makan makanan ahli kitab sebagaimana halnya dalam persoalan-persoalan perkawinan.

Baca juga: Benarkan Menjelang Kiamat Seluruh Ahli Kitab Beriman Kepada Nabi Isa?

Hal ini ditegaskan Allah dalam firman-Nya yang merupakan ayat terakhir, yaitu:

"Hari ini dihalalkan yang baik-baik buat kamu dan begitu juga makanan orang-orang yang pernah diberi kitab (ahli kitab) adalah halal buat kamu, dan sebaliknya makananmu halal buat mereka." (QS al-Maidah: 5)
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya