home global news

Hamas Peringatkan Gencatan Senjata Gaza Terancam, Israel Tunda Pembebasan Tahanan Palestina

Senin, 24 Februari 2025 - 07:17 WIB
Hamas Peringatkan Gencatan Senjata Gaza Terancam, Israel Tunda Pembebasan Tahanan Palestina
LANGIT7.ID-Jakarta; Kelompok Hamas pada Minggu (23/2) menyatakan Israel telah membahayakan gencatan senjata Gaza yang telah berlangsung selama lima minggu dengan menunda pembebasan tahanan Palestina terkait cara pembebasan sandera Israel.

Fase pertama gencatan senjata akan berakhir pada awal Maret, sementara detail fase berikutnya belum disepakati kedua pihak. Di tengah ketegangan yang kembali membayangi kesepakatan yang telah menghentikan perang selama lebih dari 15 bulan ini, Israel mengumumkan akan memperluas operasi militer di Tepi Barat yang diduduki.

Militer Israel menyatakan akan mengirim divisi tank ke kota Jenin di Tepi Barat, pertama kalinya dalam 20 tahun terakhir pengiriman tank dilakukan ke wilayah tersebut.

Sejak fase pertama gencatan senjata Gaza dimulai pada 19 Januari, Hamas telah membebaskan 25 sandera Israel yang masih hidup dalam upacara di berbagai lokasi di Gaza. Pejuang bersenjata bertopeng mengawal para sandera ke atas panggung yang dihiasi berbagai slogan. Para sandera berbicara dan melambai dalam apa yang disebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai "upacara yang merendahkan martabat."

Palang Merah sebelumnya telah meminta "semua pihak" agar pertukaran tahanan dilakukan dengan "bermartabat dan pribadi."

Dalam pertukaran ketujuh, Hamas membebaskan enam sandera Israel pada Sabtu, tetapi Israel menunda pembebasan lebih dari 600 tahanan Palestina sebagai balasannya.

Pejabat senior Hamas, Bassem Naim mengatakan penundaan pembebasan "membahayakan seluruh kesepakatan." Naim menyatakan para mediator, "terutama Amerika," harus menekan pemerintah Israel "untuk melaksanakan kesepakatan sebagaimana adanya dan segera membebaskan tahanan kami."
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya