home masjid

Kisah Nabi Palsu Tulaihah Tobat, Kembali ke Islam: Ikut Membaiat Umar bin Khattab

Selasa, 25 Februari 2025 - 05:45 WIB
Tulaihah tadinya sudah muslim. Ia murtad bahkan mengaku sebagai nabi. Pada era Umar bin Khattab, ia kembali ke Islam. Ilustrasi: AI
LANGIT7.ID--Nabi palsu itu bernama Tulaihah bin Khuwailid al-Asadi. Ia didukung kabilah-kabilah Tayyi', Gatafan, Sulaim dan penduduk pedalaman yang berdekatan, yang terletak di sebelah timur dan barat laut Madinah.

Muhammad Husain Haekal dalam buku yang diterjemahkan Ali Audah berjudul "Abu Bakr As-Siddiq - Yang Lembut Hati" (Pustaka Litera AntarNusa, 1987) mengatakan di era Khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiq, Tulaihah melakukan perlawanan.

Ia didampingi Uyainah bin Hisn yang memimpin 700 orang dari Fazarah. Dia sangat membenci Abu Bakar Ash-shiddiq dan ingin sekali melumpuhkan kekuasaan Muslimin.

Dalam Perang Ahzab, di era Rasulullah SAW, Uyainah memimpin pasukan Fazarah. Ketika itu ia termasuk salah satu dari tiga kavaleri yang berusaha hendak menyerang Madinah setelah ada persetujuan antara Fazarah dengan Quraizah, dan dia juga yang hendak menyerbu Madinah tak lama setelah pihak Ahzab jatuh.

Kala itu, Rasulullah dapat menahan serangan mereka dan Uyainah lari dan dikejar pasukan muslim dalam ekspedisi Zu Qarad.

Sekalipun kemudian ia masuk Islam, tetapi masuk Islamnya karena menyerah kalah kepada kekuatan yang sudah tak dapat dilawan. Namun setelah Rasulullah wafat, ia tidak senang dengan kekuasaan Abu Bakar.

Sudah banyak tokoh meninggalkan Tulaihah, namun ia tidak mundur dari "kenabiannya". Dia menyadari bila mundur Uyainah akan berbalik melawannya dan semua mereka yang di sekitarnya akan memberontak dan nyawanya terancam. Biarlah dia bertahan, dan dia akan menunggu Khalid bin Walid dan pasukannya datang. Sesudah itu biarlah terjadi apa yang akan terjadi.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya