BCA Perkuat Dukungan Digitalisasi UMKM dengan Aplikasi Merchant BCA dan AposBCA
Nabil
Selasa, 25 Februari 2025 - 09:47 WIB
BCA Perkuat Dukungan Digitalisasi UMKM dengan Aplikasi Merchant BCA dan AposBCA
LANGIT7.ID-Jakarta; PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terus menunjukkan komitmennya sebagai mitra utama UMKM dalam transformasi digital. Melalui inovasi berkelanjutan, BCA tidak hanya memudahkan proses onboarding merchant UMKM, tetapi juga menyediakan platform pembayaran yang seamless hingga digitalisasi operasional bisnis.
Dalam sesi talk show mini studio di BCA Expoversary 2025 pada Jumat (21/2), VP Acquisition & Business Partnership BCA Liyanni Lie mengungkapkan bahwa transformasi digital merchant UMKM semakin pesat pasca pandemi COVID-19. BCA terus berupaya memberikan solusi finansial terbaik bagi seluruh nasabah, terutama segmen merchant UMKM melalui berbagai inovasi digital.
"Kami berkomitmen penuh untuk mendukung inisiatif regulator dan otoritas dalam mempercepat digitalisasi sistem pembayaran di Indonesia," ungkap Liyanni. Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai inisiatif digital yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan merchant UMKM.
Aplikasi Merchant BCA: Transformasi Onboarding Digital
Salah satu perwujudan komitmen BCA dalam mendukung digitalisasi adalah peluncuran aplikasi Merchant BCA pada awal tahun 2024. Aplikasi ini dirancang khusus untuk menyederhanakan transaksi keuangan, meningkatkan efisiensi operasional, dan menjadi channel informasi serta solusi bagi mitra merchant.
"Dengan pengajuan melalui aplikasi Merchant BCA, kini nasabah dapat memperoleh QRIS dalam hari yang sama atau same day, jika pengajuannya dilakukan pagi. Untuk mesin EDC, dapat diperoleh 2-3 hari setelah pengajuan, tergantung lokasi merchant-nya," jelas Liyanni. Kecepatan proses ini dimungkinkan berkat jaringan distribution center BCA yang tersebar di lokasi-lokasi strategis.
Per Januari 2025, BCA mencatat pertumbuhan positif dari tingkat akuisisi merchant melalui aplikasi Merchant BCA. Saat ini, lebih dari 275 ribu merchant aktif telah memanfaatkan aplikasi tersebut. Bahkan pada tahun 2024, dari 380 ribu merchant baru di segmen bisnis individu yang diakuisisi BCA, sekitar 75% telah menggunakan aplikasi Merchant BCA untuk kemudahan pendaftaran.
Dalam sesi talk show mini studio di BCA Expoversary 2025 pada Jumat (21/2), VP Acquisition & Business Partnership BCA Liyanni Lie mengungkapkan bahwa transformasi digital merchant UMKM semakin pesat pasca pandemi COVID-19. BCA terus berupaya memberikan solusi finansial terbaik bagi seluruh nasabah, terutama segmen merchant UMKM melalui berbagai inovasi digital.
"Kami berkomitmen penuh untuk mendukung inisiatif regulator dan otoritas dalam mempercepat digitalisasi sistem pembayaran di Indonesia," ungkap Liyanni. Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai inisiatif digital yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan merchant UMKM.
Aplikasi Merchant BCA: Transformasi Onboarding Digital
Salah satu perwujudan komitmen BCA dalam mendukung digitalisasi adalah peluncuran aplikasi Merchant BCA pada awal tahun 2024. Aplikasi ini dirancang khusus untuk menyederhanakan transaksi keuangan, meningkatkan efisiensi operasional, dan menjadi channel informasi serta solusi bagi mitra merchant.
"Dengan pengajuan melalui aplikasi Merchant BCA, kini nasabah dapat memperoleh QRIS dalam hari yang sama atau same day, jika pengajuannya dilakukan pagi. Untuk mesin EDC, dapat diperoleh 2-3 hari setelah pengajuan, tergantung lokasi merchant-nya," jelas Liyanni. Kecepatan proses ini dimungkinkan berkat jaringan distribution center BCA yang tersebar di lokasi-lokasi strategis.
Per Januari 2025, BCA mencatat pertumbuhan positif dari tingkat akuisisi merchant melalui aplikasi Merchant BCA. Saat ini, lebih dari 275 ribu merchant aktif telah memanfaatkan aplikasi tersebut. Bahkan pada tahun 2024, dari 380 ribu merchant baru di segmen bisnis individu yang diakuisisi BCA, sekitar 75% telah menggunakan aplikasi Merchant BCA untuk kemudahan pendaftaran.