Nabi yang Namanya Diabadikan sebagai Nama Surat dalam Al-Quran
Miftah yusufpati
Rabu, 26 Februari 2025 - 04:45 WIB
Sejumlah nabi namanya diabadikan sebagai nama surat dalam Al-Quran. Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID--Nabi yang namanya diabadikansebagai nama surat dalam Al-Quran adalah Nabi Muhammad SAW, Nabi Nuh, Nabi Ibrahim, Nabi Yusuf, Nabi Yunus, dan Nabi Hud.
Nabi Muhammad SAW , diabadikan dalam Surat Muhammad . Ini adalah surat ke-47 dalam al-Quran Alkarim. Merupakan surat Madaniyah atau surat yang turun di Madinah dan terdiri dari 38 ayat.
Seperti judulnya, surat ini berisi kisah kehidupan dan perjuangan Rasulullah SAW dalam berdakwah dan menyebarkan Islam. Surat ini dinamakan juga dengan Al-Qital yang berarti Peperangan, karena sebagian besar surat ini mengutarakan tentang peperangan dan pokok-pokok hukumnya, serta bagaimana seharusnya sikap orang-orang mukmin terhadap orang-orang kafir.
Selanjutnya, Surat Nuh . Seperti namanya, Surat Nuh juga banyak mengandung cerita tentang perjuangan, cara berdakwah serta doa yang biasa dipanjatkan Nabi Nuh bagi kaumnya yang durhaka.
Surat ke-71 yang turun di Makkah (Makkiyah) ini, meski hanya terdiri dari 28 ayat, namun mampu menggambarkan cukup jelas sepak terjang Nabi Nuh dalam menyebarkan agama Allah SWT.
Baca juga: Kisah Kesederhanaan Nabi Muhammad Saw dan Berkah di Balik Hidup Sederhana
Lalu, Surat Ibrahim. Surat ke-14 ini terdiri dari 52 ayat dan termasuk dalam surat makiyah (turun di Makkah). Selain menceritakan kisah Nabi Ibrahim, surat ini juga mengutip doa yang selalu dipanjatkan Nabi Ibrahim , ayat 35-40.
Nabi Muhammad SAW , diabadikan dalam Surat Muhammad . Ini adalah surat ke-47 dalam al-Quran Alkarim. Merupakan surat Madaniyah atau surat yang turun di Madinah dan terdiri dari 38 ayat.
Seperti judulnya, surat ini berisi kisah kehidupan dan perjuangan Rasulullah SAW dalam berdakwah dan menyebarkan Islam. Surat ini dinamakan juga dengan Al-Qital yang berarti Peperangan, karena sebagian besar surat ini mengutarakan tentang peperangan dan pokok-pokok hukumnya, serta bagaimana seharusnya sikap orang-orang mukmin terhadap orang-orang kafir.
Selanjutnya, Surat Nuh . Seperti namanya, Surat Nuh juga banyak mengandung cerita tentang perjuangan, cara berdakwah serta doa yang biasa dipanjatkan Nabi Nuh bagi kaumnya yang durhaka.
Surat ke-71 yang turun di Makkah (Makkiyah) ini, meski hanya terdiri dari 28 ayat, namun mampu menggambarkan cukup jelas sepak terjang Nabi Nuh dalam menyebarkan agama Allah SWT.
Baca juga: Kisah Kesederhanaan Nabi Muhammad Saw dan Berkah di Balik Hidup Sederhana
Lalu, Surat Ibrahim. Surat ke-14 ini terdiri dari 52 ayat dan termasuk dalam surat makiyah (turun di Makkah). Selain menceritakan kisah Nabi Ibrahim, surat ini juga mengutip doa yang selalu dipanjatkan Nabi Ibrahim , ayat 35-40.