Profil dan Sejarah Masjid Kampus UGM, Dibangun di Bekas Makam Keturunan Tionghoa
Haris budiman
Kamis, 27 Februari 2025 - 15:16 WIB
Masjid Kampus UGM. (Google/Yunita Setiawati)
LANGIT7.ID-Salah satu masjid kampus terkenal di Yogyakarta adalah Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM).
Sejarah dan pembangunan Masjid Kampus UGM ini pun melahirkan sejumlah kisah menarik. Salah satunya lokasi masjid adalah bekas kuburan atau pemakaman warga keturunan Tionghoa.
Ada sekitar 1.800 makam yang harus dipindah untuk pembangunan masjid di kawasan lahan seluas 2,8 hektare tersebut.
Selain itu, ditemukan juga dua buah makam yang berada di bawah pohon kamboja di luar pagar kompleks makam.
Dari hasil penelusuran informasi, diperoleh keterangan bahwa makam tersebut merupakan makam Kiai Mbulak dan Nyai Sumur, dua tokoh yang oleh masyarakat sekitar dianggap sebagai leluhur lokasi Bulaksumur saat ini.
Sejarah Masjid Kampus UGM
Pembangunan Masjid Kampus UGM diinisiasi Prof. Koesnadi Hardjasumantri yang menjabat Rektor UGM kala itu. Pembangunan dimulai pada tanggal 21 Mei 1998, tepat pada saat Presiden Soeharto lengser.
Sejarah dan pembangunan Masjid Kampus UGM ini pun melahirkan sejumlah kisah menarik. Salah satunya lokasi masjid adalah bekas kuburan atau pemakaman warga keturunan Tionghoa.
Ada sekitar 1.800 makam yang harus dipindah untuk pembangunan masjid di kawasan lahan seluas 2,8 hektare tersebut.
Selain itu, ditemukan juga dua buah makam yang berada di bawah pohon kamboja di luar pagar kompleks makam.
Dari hasil penelusuran informasi, diperoleh keterangan bahwa makam tersebut merupakan makam Kiai Mbulak dan Nyai Sumur, dua tokoh yang oleh masyarakat sekitar dianggap sebagai leluhur lokasi Bulaksumur saat ini.
Sejarah Masjid Kampus UGM
Pembangunan Masjid Kampus UGM diinisiasi Prof. Koesnadi Hardjasumantri yang menjabat Rektor UGM kala itu. Pembangunan dimulai pada tanggal 21 Mei 1998, tepat pada saat Presiden Soeharto lengser.