Acara Cari Jodoh Masjid Raya Sheikh Zayed untuk Menjawab Pertanyaan 'Kapan Nikah?'
Haris budiman
Senin, 03 Maret 2025 - 15:53 WIB
Pengurus Fortais Indonesia Yogyakarta dan pihak Masjid Sheikh Zayed Solo menggelar kegiatan cari jodoh. (Ist)
LANGIT7.ID-Anak muda sekarang suka jengkel dan menganggap pertanyaan kepedulian 'kapan nikah atau kapan rabi' sebagai bullyan.
Apalagi pertanyaan-pertanyaan tersebut kerap dilakukan saat kumpul keluarga di silaturahmi Lebaran.
Sebagai jawaban pertanyaan itu, Kemenag Kota Surakarta bekerja sama dengan Fortais Indonesia Yogyakarta yang sudah lama melakukan pengabdian sosial menjodohkan orang dengan program Golek Garwo-nya menggelar kegiatan Golek Garwo.
Ketua Fortais Indonesia Ryan Budi Nuryanto mengungkap acara yang akan dilaksanakan 8-9 Maret 2025 ini merupakan bentuk kepedulian atas fenomena menurunnya keinginan anak muda menikah.
"Bahkan, pertanyaan kepedulian seperti “kapan nikah, atau kapan rabi”, justru dianggap sebagai bulyan. Di samping itu, segenap pengurus Masjid Sheikh Zayed juga miris dengan maraknya pemberitaan pergaulan bebas, tanpa ikatan, dan semacamnya," jelasnya.
Direktur Masjid Raya Sheikh Zayed Munajat menjelaskan, nantinya peserta akan dibimbing langsung Fortais, para ulama sepuh dari masjid dan Kemenag Surakarta, serta Tim Fortais yang sudah berpengalaman mendampingi masyarakat yang bergabung dalam program ini.
Pendampingan tersebut mulai dari menata niat sampai dengan menuju jenjang pelaminan, agar pasca pernikahan mereka menjadi keluarga bahagia dan penuh kasih sayang, serta langgeng sampai anak cucu.”
Apalagi pertanyaan-pertanyaan tersebut kerap dilakukan saat kumpul keluarga di silaturahmi Lebaran.
Sebagai jawaban pertanyaan itu, Kemenag Kota Surakarta bekerja sama dengan Fortais Indonesia Yogyakarta yang sudah lama melakukan pengabdian sosial menjodohkan orang dengan program Golek Garwo-nya menggelar kegiatan Golek Garwo.
Ketua Fortais Indonesia Ryan Budi Nuryanto mengungkap acara yang akan dilaksanakan 8-9 Maret 2025 ini merupakan bentuk kepedulian atas fenomena menurunnya keinginan anak muda menikah.
"Bahkan, pertanyaan kepedulian seperti “kapan nikah, atau kapan rabi”, justru dianggap sebagai bulyan. Di samping itu, segenap pengurus Masjid Sheikh Zayed juga miris dengan maraknya pemberitaan pergaulan bebas, tanpa ikatan, dan semacamnya," jelasnya.
Direktur Masjid Raya Sheikh Zayed Munajat menjelaskan, nantinya peserta akan dibimbing langsung Fortais, para ulama sepuh dari masjid dan Kemenag Surakarta, serta Tim Fortais yang sudah berpengalaman mendampingi masyarakat yang bergabung dalam program ini.
Pendampingan tersebut mulai dari menata niat sampai dengan menuju jenjang pelaminan, agar pasca pernikahan mereka menjadi keluarga bahagia dan penuh kasih sayang, serta langgeng sampai anak cucu.”