home edukasi & pesantren

Istigfar Bermakna Meminta Perlindungan dari Kejahatan, Begini Penjelasannya

Selasa, 04 Maret 2025 - 04:00 WIB
Dan bergegaslah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi. Ilustrasi: AI
LANGIT7.ID- Istighfar adalah meminta ampunan atau menghapus dosa dan menghilangkan bekasnya, serta menjaga dari keburukannya.

Ibnu Qayyimdalam Madaarij Salikin berkata: hakikat maghfirah adalah menjaga keburukan dosa. Di antaranya adalah mighfar: yaitu alat yang menjaga kepala dari kecelakaan.

Ampunan itu hanya diminta kepada Allah SWT saja, karena di antara nama-Nya adalah "al Ghafuur", "al Ghaffaar", serta "Ghaafir adz Dzanb". Dan di antara sifat-sifat Allah SWT adalah:

"Allah mengampuni dosa-dosa semuanya." [QS. az-Zumar: 53]

Syaikh Yusuf Al-Qardhawi dalam bukunya berjudul "at Taubat Ila Allah" (Maktabah Wahbah, Kairo 1998) mengatakan al-Qur'an menyampaikan kepada kita bahwa Rasul-rasul Allah yang diutus kepada bangsa-bangsa diperintahkan untuk beristighfar. Secara sendiri atau bersamaan. Seperti disebutkan al Quran tentang Nuh dan dakwahnya kepada kaumnya:

"Maka aku katakan kepada mereka: "Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -Sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun- , niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai." [QS. Nuh: 10-12]

Baca juga: Meristekdikti Prof Brian Ungkap Keistimewaan Istighfar bagi Kita Semua
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya