Muslimah Masjid Al-Akbar Surabaya Bagikan Paket Sembako untuk Ratusan Driver Ojol
Tim langit 7
Ahad, 09 Maret 2025 - 09:38 WIB
Sebanyak 120 ojek online (ojol) menerima paket sembako dari Ibu-ibu Pengamal (Pengajian Muslimah Masjid Al-Akbar)
Komunitas "Pengamal” (Pengajian Muslimah Masjid Al-Akbar) membagikan 120 paket sembako kepada driver ojek online (ojol) dalam aksi “Berbagi Kasih bersama Ojol”, Sabtu (8/3/2025) petang.
Selain paket sembako, Pengamal juga memberikan motivasi untuk hidup bahagia, khususnya bagi kalangan driver ojol. "Ada empat motivasi yang kami sampaikan kepada mereka, tulang punggung keluarga ini," tutur Ketua Pengamal DR Hj Hasniah Hasan MSi.
“Biasanya, kami mengadakan pengajian ibu-ibu sebanyak satu kali dalam satu bulan pada minggu ketiga, namun selama puasa ini ada empat kali pengajian dalam satu bulan yakni Sabtu dan Minggu pada minggu pertama dan kedua,” tambahnya.
Adapun empat motivasi hidup bahagia tersebut adalah, pertama jangan mudah melupakan kesalahan agar bisa belajar dan tidak mengulangi kesalahan. “Kalau lupa ya bisa mengulangi kesalahan terus,” imbuhnya.
Baca juga:Semangat Ramadan: PertaLife Insurance Adakan Buka Puasa dan Santunan Anak Yatim
Kedua, jika memiliki kebaikan sebaiknya jangan selalu bercerita kepada orang lain, agar tidak mudah sombong dan sulit bersyukur, sehingga hidupnya tidak tenang, karena tidak bersyukur.
“Ketiga, jangan membandingkan kehidupan dengan melihat ke atas. Keempat, kalau terkait agama juga jangan membandingkan dengan praktek keagamaan yang lebih rendah, karena bisa lebih jelek,” ungkapnya
Selain paket sembako, Pengamal juga memberikan motivasi untuk hidup bahagia, khususnya bagi kalangan driver ojol. "Ada empat motivasi yang kami sampaikan kepada mereka, tulang punggung keluarga ini," tutur Ketua Pengamal DR Hj Hasniah Hasan MSi.
“Biasanya, kami mengadakan pengajian ibu-ibu sebanyak satu kali dalam satu bulan pada minggu ketiga, namun selama puasa ini ada empat kali pengajian dalam satu bulan yakni Sabtu dan Minggu pada minggu pertama dan kedua,” tambahnya.
Adapun empat motivasi hidup bahagia tersebut adalah, pertama jangan mudah melupakan kesalahan agar bisa belajar dan tidak mengulangi kesalahan. “Kalau lupa ya bisa mengulangi kesalahan terus,” imbuhnya.
Baca juga:Semangat Ramadan: PertaLife Insurance Adakan Buka Puasa dan Santunan Anak Yatim
Kedua, jika memiliki kebaikan sebaiknya jangan selalu bercerita kepada orang lain, agar tidak mudah sombong dan sulit bersyukur, sehingga hidupnya tidak tenang, karena tidak bersyukur.
“Ketiga, jangan membandingkan kehidupan dengan melihat ke atas. Keempat, kalau terkait agama juga jangan membandingkan dengan praktek keagamaan yang lebih rendah, karena bisa lebih jelek,” ungkapnya