home edukasi & pesantren

Unsur Hati dan Keinginan dalam Bertobat: Penyesalan Adalah Tobat

Senin, 10 Maret 2025 - 03:00 WIB
Di antara bentuk penyesalan adalah: mengakui dosa, dan tidak lari dari pertanggungjawaban dosa itu, serta meminta ampunan dan magfirah dari Allah SWT. Ilustrasi AI.
LANGIT7.ID-Syaikh Yusuf Al-Qardhawi mengatakan hakikat tobat yang diperintahkan Allah SWT bagi seluruh kaum mukminin agar mereka beruntung, serta memerintahkan agar mereka bertobat dengan taubat nasuha.

Unsur atau faktor pertama tobat adalah unsur pengetahuan. Sedangkan usur kedua dalam tobat adalah: unsur jiwa, yang berhubungan dengan hati dan keinginan diri. Atau dengan kata lain emosi dan inklinasi.

Syaikh Yusuf Al-Qardhawi dalam bukunya berjudul "at Taubat Ila Allah" yang ditejemahkan Abdul Hayyie al Kattani (Maktabah Wahbah, Kairo 1998) menjelaskan dari unsur ini ada yang berhubungan dengan masa lalu, dan ada yang berhubungan dengan masa depan. Ini kali kita membaha yang berhubungan dengan masa lalu.

Menyesal dengan Sangat

Menurutnya, yang berkaitan dengan masa lalu adalah apa ang kita kenal dengan penyesalan. Tentang ini terdapat hadis: "penyesalan adalah tobat".

Lantaran ia adalah bagian yang paling penting dari tobat. Seperti dalam hadis "Haji adalah Arafah". Karena ia adalah rukun yang paling penting dalam haji itu.

Baca juga: Unsur Pengetahuan yang Menciptakan Hakikat Tobat, Begini Penjelasannya
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya