Dulu Kumuh, Depo Sampah Kota Yogya Kini Asri, Bersih, dan Miliki Taman
Haris budiman
Selasa, 11 Maret 2025 - 08:05 WIB
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo saat menanam Pohon Palem di salah satu Depo Sampah Kota Jogja. (jogjakota.go.id)
LANGIT7.ID-Dari awalnya terkesan kumuh dan kotor, Depo Sampah Kota Yogyakarta kini tampil lebih bersih dan asri.
Perubahan tak lepas dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman dengan melakukan rebranding terhadap depo sampah di berbagai titik.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menegaskan bahwa penataan ulang depo sampah tidak hanya sebatas pengelolaan sampah, tetapi juga menghadirkan nilai estetika di sekitarnya.
"Energi positif harus diciptakan, depo itu menjadi tempat yang tidak njelei (tidak bagus) ketika ada tanaman, jadinya ada energi positif lebih kuat. Kita bisa merubah tempat sampah yang enak dipandang, dari tempat njelei menjadi enak dipandang,” ujar Hasto saat melakukan penanaman pohon di Taman Depo THR, Senin (10/3) dikutip dari jogjakota.go.id
Hasto menekankan bahwa selain penghijauan, kebersihan lingkungan juga menjadi prioritas. Pemerintah berkomitmen untuk menata ulang kawasan depo, termasuk membersihkan sampah, menata kawasan sekitar, dan jika diperlukan, membangun taman agar lingkungan semakin nyaman.
“Kami menargetkan 14 depo besar dapat dikosongkan sebelum Lebaran. Beberapa depo utama seperti Pringgokusuman dan Mandala menjadi prioritas, sementara depo lainnya tidak sebesar itu sehingga cukup aman,” jelasnya.
Dalam upaya mengatasi permasalahan sampah yang semakin kompleks, Hasto mengungkapkan akan terus mengambil langkah strategi untuk menjaga kelancaran outlet sampah dan mengurangi timbunan sampah sejak dari sumbernya.
Perubahan tak lepas dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman dengan melakukan rebranding terhadap depo sampah di berbagai titik.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menegaskan bahwa penataan ulang depo sampah tidak hanya sebatas pengelolaan sampah, tetapi juga menghadirkan nilai estetika di sekitarnya.
"Energi positif harus diciptakan, depo itu menjadi tempat yang tidak njelei (tidak bagus) ketika ada tanaman, jadinya ada energi positif lebih kuat. Kita bisa merubah tempat sampah yang enak dipandang, dari tempat njelei menjadi enak dipandang,” ujar Hasto saat melakukan penanaman pohon di Taman Depo THR, Senin (10/3) dikutip dari jogjakota.go.id
Hasto menekankan bahwa selain penghijauan, kebersihan lingkungan juga menjadi prioritas. Pemerintah berkomitmen untuk menata ulang kawasan depo, termasuk membersihkan sampah, menata kawasan sekitar, dan jika diperlukan, membangun taman agar lingkungan semakin nyaman.
“Kami menargetkan 14 depo besar dapat dikosongkan sebelum Lebaran. Beberapa depo utama seperti Pringgokusuman dan Mandala menjadi prioritas, sementara depo lainnya tidak sebesar itu sehingga cukup aman,” jelasnya.
Dalam upaya mengatasi permasalahan sampah yang semakin kompleks, Hasto mengungkapkan akan terus mengambil langkah strategi untuk menjaga kelancaran outlet sampah dan mengurangi timbunan sampah sejak dari sumbernya.