home edukasi & pesantren

Benarkah Salat Mencegah dari Perbuatan Keji dan Mungkar?

Kamis, 13 Maret 2025 - 18:00 WIB
Sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Ilustrasi: AFP
LANGIT7.ID--Hampir setiap muslim mendirikan salat, tapi mengapa di antara mereka masih berbuat keji dan mungkar? Bukankah Allah Taala telah berfirman bahwa salat mencegah perbuatan keji dan mungkar.

Allah Taala berfirman:

وَأَقِمِ الصَّلَاةَۖإِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ

Dan dirikanlah salat!Sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar.[Al-Ankabut/29:45]

Keji menurut bahasa artinya perbuatan atau kejahatan yang menimbulkan aib besar, sedangkan menurut istilah, keji ialah suatu perbuatan yang melanggar susila, adapun kata mungkar ialah sesuatu yang disyariat mengingkarinya, karena bertentangan dengan fitrah dan maslahah.

Mungkar secara bahasa berarti tidak terkenali atau asing, karena tidak diakui buruk, Al-Quran menekankan kepada Nabi dan kaum muslimin agar terus menerus untuk menyuruh kepada perbuatan yang makruf dan mencegah yang mungkar.

Dalam Syarh Riyadhis Sholihin karya Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin dijelaskan perbuatan fahisyah yang dimaksud pada ayat di atas adalah perbuatan jelek yang disukai oleh jiwa semacam zina, liwath (homoseks dengan memasukkan kemaluan di dubur) dan semacamnya. Sedangkan yang namanya mungkar adalah perbuatan selain fahisyah yang diingkari oleh akal dan fitrah.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya