Profil Singkat KH Said Aqil Siradj, Sosok Muslim Cerdas di Bidang Filsafat Islam
Haris budiman
Selasa, 18 Maret 2025 - 09:52 WIB
KH Said Aqil Siradj. (khaskempek.com)
LANGIT7.ID-Berikut adalah profil singkat KH Said Aqil Siradj, sosok muslim cerdas di bidang filsafat Islam.
Keilmuannya di bidang Islam tergambar dari perjalanan pendidikan yang dijalaninya. Mulai dari pesantren sampai merah gelar master.
Sosok yang lahir di Cirebon, Jawa Barat, 3 Juli 1953 ini memulai pendidikannya di berbagai pesantren ternama, seperti Pondok Pesantren Kempek Cirebon, Lirboyo Kediri, dan Al-Munawwir Krapyak Yogyakarta.
Ia kemudian melanjutkan studi di King Abdul Aziz University dan Umm Al-Qura University di Arab Saudi, memperoleh gelar BA di bidang Ushuluddin dan Dakwah, serta gelar MA di bidang Perbandingan Agama dan Akidah serta Filsafat Islam.
Menduduki jabatan Ketua Umum NU sampai Komisaris KAI
Dalam perjalanannya, Said Aqil sempat menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) selama dua periode, yaitu 2010-2015 dan 2015-2021.
Kiprahnya di NU berlanjut dengan menjadiMustasyar (penasihat) PBNU untuk periode 2022-2027. Selain itu, Said tercatat sempat menjadi rektor Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon dan komisaris utama PT Kereta Api Indonesia.
Keilmuannya di bidang Islam tergambar dari perjalanan pendidikan yang dijalaninya. Mulai dari pesantren sampai merah gelar master.
Sosok yang lahir di Cirebon, Jawa Barat, 3 Juli 1953 ini memulai pendidikannya di berbagai pesantren ternama, seperti Pondok Pesantren Kempek Cirebon, Lirboyo Kediri, dan Al-Munawwir Krapyak Yogyakarta.
Ia kemudian melanjutkan studi di King Abdul Aziz University dan Umm Al-Qura University di Arab Saudi, memperoleh gelar BA di bidang Ushuluddin dan Dakwah, serta gelar MA di bidang Perbandingan Agama dan Akidah serta Filsafat Islam.
Menduduki jabatan Ketua Umum NU sampai Komisaris KAI
Dalam perjalanannya, Said Aqil sempat menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) selama dua periode, yaitu 2010-2015 dan 2015-2021.
Kiprahnya di NU berlanjut dengan menjadiMustasyar (penasihat) PBNU untuk periode 2022-2027. Selain itu, Said tercatat sempat menjadi rektor Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon dan komisaris utama PT Kereta Api Indonesia.