Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home global news detail berita

Gadis 13 Tahun Jadi Jamaah Calhaj Termuda, Berangkat Gantikan Ibunda

esti setiyowati Sabtu, 18 April 2026 - 16:55 WIB
Gadis 13 Tahun Jadi Jamaah Calhaj Termuda, Berangkat Gantikan Ibunda
Gadis 13 Tahun Jadi Jamaah Calhaj Termuda, Berangkat Gantikan Ibunda. Foto: Ist.
LANGIT7.ID-, Pontianak - - Aila Afifah asal Kota Pontianak menjadi calon jamaah haji termuda di Indonesia. Gadis berusia 13 tahun ini baru duduk di bangku kelas VI SD LKIA Pontianak Selatan. Ia akan berangkat ibadah haji bersama ayah dan bibinya.

"Saya senang bisa doakan ibu di sana," ujarnya saat Manasik Haji Terintegrasi Kota Pontianak di Aula Masjid Raya Mujahidin.

Aila berangkat menggantikan ibundanya yang meninggal beberapa waktu lalu. Ia akan bertolak ke Tanah Suci pada awal Mei bersama 1.508 calon jamaah haji lain.

Baca juga: MUI Usul Perubahan Skema Dana Calon Jamaah Haji Indonesia

Jumlah tersebut meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya yang hanya di angka 619 jamaah.

“Ini luar biasa. Tahun ini jemaah haji Kota Pontianak mencapai 1.508 orang. Yang perempuan bahkan lebih banyak dari laki-laki,” kata Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat membuka manasik haji dalam keterangannya dikutip Sabtu (18/4/2026).

Jumlah tersebut meliputi 843 jamaah perempouan dan 665 jamaah laki-laki. Sementara jamaah tertua tahun ini berusia 83 tahun, sedangkan Aila sebagai yang termuda berusia 13 tahun.

"Ini menunjukkan antusiasme masyarakat Pontianak untuk menunaikan rukun Islam kelima sangat tinggi," sebutnya.

Dalam keterangannya, Edi Rusi berpesan pada jamaah calon haji untuk tetap optimis, menjaga kesehatan, dan memperkuat mental selama menjalankan rangkaian ibadah haji.

“Bapak-Ibu harus optimis. Dengan keyakinan itu, kita percaya apa yang kita lakukan diridai Allah Swt. Ini adalah proses panjang menuju puncaknya nanti di wukuf di Arafah,” imbuhnya.

Baca juga: Kemenag Klaim Tidak Ada Niat Beratkan Calon Jamaah Haji

Ia mengatakan tidak semua orang memperoleh kesempatan yang sama untuk berangkat haji pada waktu yang sama. Karena itu, para jemaah diminta mensyukuri kesempatan tersebut dan menyiapkan diri sebaik mungkin, baik secara fisik maupun spiritual.

Lebih lanjut Edi menekankan bahwa haji bukan sekadar ritual, melainkan perjalanan menata hati yang membutuhkan kesabaran, kekuatan mental, serta kondisi fisik yang prima.

“Yang paling penting adalah menjaga kesehatan, karena puncaknya nanti di Arafah. Selain itu, mental juga harus kuat dan sabar, karena jutaan orang dari seluruh dunia berkumpul di sana dengan cuaca yang panas,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan para jamaah untuk mengikuti seluruh rangkaian pembinaan dan program dari Kementerian Agama, baik di tingkat kota maupun provinsi, agar perjalanan ibadah berjalan lancar hingga kembali ke tanah air.

Sementara Kepala Kementerian Haji dan Umrah Perwakilan Kota Pontianak Muslimin menjelaskan jumlah jamaah yang meningkat dari tahun sebelumnya. Menurut Muslimin, kuota jamaah tersebut telah dibagi untuk masing-masing kabupaten kota sejak awal penetapan.

"Biasa kami kendala paspor jamaah, tapi tahun ini tidak ada kendala hingga tenggat waktunya," pungkasnya.

Baca juga: Calon Jamaah Haji Sleman Diminta Jaga Kesehatan dan Menjaga Kualitas Ibadah

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)