LANGIT7.ID, Sleman - Calon jamaah haji asal Sleman yang tergabung dalam kloter 21 mulai berangkat ke tanah suci, Rabu (15/6/2022) pagi.
Bupati Sleman Kustini berpesan agar calon jamaah haji Sleman menjaga kesehatan karena perbedaan kondisi geografis Indonesia dan Arab Saudi serta dapat memanfaatkan kesempatan berhaji dengan niat untuk beribadah. Sehingga dapat melaksanaan ibadah yang wajib dan yang sunnah dengan baik dan lancar.
"Karena itu, tetap harus menjaga kesehatan agar ibadah haji dapat lancar dan dapat kembali pulang ke tanah air sebagai haji mabrur," pesannya, saat melepas jamaah haji Rabu (15/6/2022).
Baca juga: Masa Tunggu Haji Terlama Hampir 100 Tahun, Ini Penjelasan KemenagCalon jamaah haji Sleman juga diharapkan tidak terpengaruh dengan hal-hal yang dapat mengurangi kualitas ibadah. Jika mengalami kesulitan saat menjalankan ibadah haji untuk tetap bersabar dan menahan amarah.
Sehingga niat beribadah tidak tercemar. Apabila terdapat kesulitan selama menjalankan ibadah haji, jangan segan dan malu bertanya kepada petugas atau pembimbing haji.
Tahun 2022 Kabupaten Sleman memberangkatkan 555 calon jamaah haji yang tergabung dalam tiga kelompok terbang (kloter). Yaitu kloter 18 SOC sebanyak 354 orang, kloter 21 SOC sebanyak 170 orang dan kloter 43 SOC sebanyak 31 orang. Kloter 18 SOC, berangkat Rabu (15/6/2022), kloter 21 SOC, Jumat (17/6/2022) dan kloter 43 SOC, Sabtu (2/7/2022).
Baca juga: Uang Saku Jemaah Haji, Ini 5 Alokasi Pengeluaran di Tanah SuciKetua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Kabupaten Sleman Tahun 2022, Mustadi menambahkan para calon jamaah haji asal Sleman itu, sebelum berangkat ke tanah suci, transit di Asrama Haji Donohudan Solo. Mereka akan berada di Tanah Suci selama 40 hari. Baik berangkat dan kepulangannya melalui Embarkasi Solo
“Keberangkatan kloter 18 SOC dijadwalkan kembali Kamis (28/72022), kloter 21 Sabtu (30/7/ 2022) dan kloter 43 SOC, Minggu (14/8/ 2022),” jelasnya.
(sof)