9 Hari Jadi Dirut PFN, Ifan Seventeen Curhat: Utang Numpuk, Gaji dan THR Telat
Esti setiyowati
Sabtu, 22 Maret 2025 - 15:47 WIB
Ifan Seventeen. Foto: Instagram.
Direktur UtamaPT Produksi Film Negara (Persero) (PFN) Riefan Fajarsyah, atau popular dengan Ifan Seventeen, mengungkapkan sejumlah fakta akan kondisi perusahaan yang dipimpin.
Hal tersebut dibeberkannya lewat unggahan di akun Instagram @ifanseventeen, Jumat (21/3/2025).
Melalui unggahan tersebut Ifan mengatakan, saat ini PFN dalam kondisi berdarah-darah dengan setumpuk masalah.
Baca juga: Profil dan Biodata Ifan Seventeen, Dirut Perusahaan Film Negara yang Dikritik Fedi Nuril
"PFN adalah perusahaan yang masih bleeding. Hutang yang masih menumpuk puluhan milyar, beberapa kewajiban pembayaran gaji ke belakang, hutang vendor,BPJS, hingga THR yang sampai saat ini belom tersampaikan untuk seluruh pegawai, ini persoalan yang secara otomatis berpindah kepundak saya setelah pelantikan," curhat Ifan, dilihat Langit7.id, Sabtu (22/3/2025).
Ifan juga menampik bahwa posisinya sebagai pimpinan teratas di PFN hanya ongkang-ongkang kaki dan mendapat gaji. Ia menekankan bahwa jabatannya saat ini mengharuskannya untuk mencari solusi dari permasalahan di atas.
Selain mengungkap kondisi perusahaan, Ifan jugamenekankan bahwa PFN adalah perusahaan yang tidak mendapat anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Hal tersebut dibeberkannya lewat unggahan di akun Instagram @ifanseventeen, Jumat (21/3/2025).
Melalui unggahan tersebut Ifan mengatakan, saat ini PFN dalam kondisi berdarah-darah dengan setumpuk masalah.
Baca juga: Profil dan Biodata Ifan Seventeen, Dirut Perusahaan Film Negara yang Dikritik Fedi Nuril
"PFN adalah perusahaan yang masih bleeding. Hutang yang masih menumpuk puluhan milyar, beberapa kewajiban pembayaran gaji ke belakang, hutang vendor,BPJS, hingga THR yang sampai saat ini belom tersampaikan untuk seluruh pegawai, ini persoalan yang secara otomatis berpindah kepundak saya setelah pelantikan," curhat Ifan, dilihat Langit7.id, Sabtu (22/3/2025).
Ifan juga menampik bahwa posisinya sebagai pimpinan teratas di PFN hanya ongkang-ongkang kaki dan mendapat gaji. Ia menekankan bahwa jabatannya saat ini mengharuskannya untuk mencari solusi dari permasalahan di atas.
Selain mengungkap kondisi perusahaan, Ifan jugamenekankan bahwa PFN adalah perusahaan yang tidak mendapat anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).