Pak Ahmad Utomo, Ilmuwan Muslim Pakar Biologi Molekuler Cerahkan Publik di Awal Pandemi
Muhajirin
Senin, 27 September 2021 - 12:35 WIB
Pakar Biologi Molekuler, Rusydan Ahmad Handoyo Utomo, Ph.D (foto: yarsi.ac.id)
Covid-19 adalah varian virus baru yang sebelumnya belum pernah ada. Awalnya, gejala dan dampaknya membuat masyarakat kebingungan. Butuh waktu yang cukup lama untuk masyarakat bisa mengenali virus ini dan kemudian bisa beradaptasi dengan kondisi pandemi. Dalam posisi kebingungan masyarakat di awal pandemi, hadir banyak pakar dan ilmuwan yang memberi pencerahan. Salah satunya adalah ilmuwan muslim pakar biologi molekuler Rusydan Ahmad Handoyo Utomo, Ph.D atau akrab disapa Pak Ahmad Utomo.
Melalui akun twitter dan youtube-nya, Pak Ahmad Utomo banyak memberi pencerahan dan menjawab pertanyaan masyarakat seputar covid-19. Tak jarang, ia diundang beberapa media dan stasiun televisi untuk menjelaskan virus yang pertama muncul di Wuhan Cina ini. Keislamannya yang kokoh serta kepakarannya yang mendalam seputar covid-19, membuat umat Islam secara khusus bisa tercerahkan oleh paparan Pak Ahmad Utomo, sehingga tidak mudah tergiring hoaks mengatasnamakan agama.
Di awal munculnya Pak Ahmad Utomo ke publik, beliau adalah peneliti lepas yang tidak terikat dengan institusi tertentu.Ia telah menghabiskan separuh usia remajanya di negeri Paman Sam. Ia berhasil mencetak segudang prestasi di negara tersebut.
Baca Juga:Muslimah Penemu Rapid Test COVID-19: Sains dan Islam Sejalan
Ahmad tinggal di Amerika selama 17 tahun yakni 1 tahun SMA, 4 tahun S1, 8 tahun S3, dan 4 tahun postdoctoral fellowship. Di negeri itu, ia banyak belajar mengenai keragaman umat Islam, problematika dan dinamikanya.
Dia mampu bertahan di tengah remaja-remaja Amerika yang tak mengenal agama dan kehidupan bebas menjadi ciri khas mereka. Justru kehidupan demikian membuat ia semakin kokoh memegang kepercayaan dan agamanya, yakni Islam.
Jejak Pendidikan Ahmad Utomo
Melalui akun twitter dan youtube-nya, Pak Ahmad Utomo banyak memberi pencerahan dan menjawab pertanyaan masyarakat seputar covid-19. Tak jarang, ia diundang beberapa media dan stasiun televisi untuk menjelaskan virus yang pertama muncul di Wuhan Cina ini. Keislamannya yang kokoh serta kepakarannya yang mendalam seputar covid-19, membuat umat Islam secara khusus bisa tercerahkan oleh paparan Pak Ahmad Utomo, sehingga tidak mudah tergiring hoaks mengatasnamakan agama.
Di awal munculnya Pak Ahmad Utomo ke publik, beliau adalah peneliti lepas yang tidak terikat dengan institusi tertentu.Ia telah menghabiskan separuh usia remajanya di negeri Paman Sam. Ia berhasil mencetak segudang prestasi di negara tersebut.
Baca Juga:Muslimah Penemu Rapid Test COVID-19: Sains dan Islam Sejalan
Ahmad tinggal di Amerika selama 17 tahun yakni 1 tahun SMA, 4 tahun S1, 8 tahun S3, dan 4 tahun postdoctoral fellowship. Di negeri itu, ia banyak belajar mengenai keragaman umat Islam, problematika dan dinamikanya.
Dia mampu bertahan di tengah remaja-remaja Amerika yang tak mengenal agama dan kehidupan bebas menjadi ciri khas mereka. Justru kehidupan demikian membuat ia semakin kokoh memegang kepercayaan dan agamanya, yakni Islam.
Jejak Pendidikan Ahmad Utomo