Tak Ada Batas Nilai di SNBT 2025, Begini Proses Penilaiannya Hingga Dinyatakan Lolos
Lusi mahgriefie
Senin, 07 April 2025 - 09:20 WIB
Tak Ada Batas Nilai di SNBT 2025, Begini Proses Penilaiannya Hingga Dinyatakan Lolos
Calon mahasiswa yang telah mendaftar untuk mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) akan melaksanakan ujian sesuai lokasi dan jadwal masing-masing pada waktu antara 23 April hingga 3 Mei 2025.
Pada pelaksanaan SNBT tahun ini tidak diberlakukan batas nilai atau biasa dikenal dengan istilah passing grade. Lantas bagaimana proses penilaiannya hingga seorang calon mahasiswa bisa lolos pada tahap seleksi ini,dan diterima di perguruan tinggi negeri (PTN)?
Koordinator help desk atau call center Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Badrus Zaman mengatakan, program studi di perguruan tinggi mana pun tidak menerapkan sistem passing grade. Badrus menjelaskan, mekanisme seleksi untuk SNBT murni menggunakan nilai UTBK.
“Dan tinggal diurutkan saja, misalnya prodi A di PTN A, daya tampung 50. Maka diurutkan peringkat satu sampai 50 dengan nilai UTBK tertinggi. Nah, itu yang diterima,” ujarnya pada acara bincang daring seputar persiapan UTBK-SNBT yang disiarkan di seluruh media sosial SNPMB pada Senin, 24 Maret 2025 lalu.
Lebih lanjut, ia menambahkan, passing grade yang bisa dilihat tersebar di media sosial hanyalah berupa perkiraan. Nantinya keketatan persaingan di tiap prodi juga bisa berubah-ubah tergantung pilihan para peserta. Misalnya, jika prodi yang keketatannya tinggi tak banyak dipilih peserta karena mengantisipasi persaingan, maka keketatan prodi tersebut akan berkurang. Begitu juga sebaliknya.
“Jadi sebenernya itu sangat dinamis, tergantung pada (situasi) saat itu,” kata Badrus.
Pada pelaksanaan SNBT tahun ini tidak diberlakukan batas nilai atau biasa dikenal dengan istilah passing grade. Lantas bagaimana proses penilaiannya hingga seorang calon mahasiswa bisa lolos pada tahap seleksi ini,dan diterima di perguruan tinggi negeri (PTN)?
Koordinator help desk atau call center Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Badrus Zaman mengatakan, program studi di perguruan tinggi mana pun tidak menerapkan sistem passing grade. Badrus menjelaskan, mekanisme seleksi untuk SNBT murni menggunakan nilai UTBK.
“Dan tinggal diurutkan saja, misalnya prodi A di PTN A, daya tampung 50. Maka diurutkan peringkat satu sampai 50 dengan nilai UTBK tertinggi. Nah, itu yang diterima,” ujarnya pada acara bincang daring seputar persiapan UTBK-SNBT yang disiarkan di seluruh media sosial SNPMB pada Senin, 24 Maret 2025 lalu.
Lebih lanjut, ia menambahkan, passing grade yang bisa dilihat tersebar di media sosial hanyalah berupa perkiraan. Nantinya keketatan persaingan di tiap prodi juga bisa berubah-ubah tergantung pilihan para peserta. Misalnya, jika prodi yang keketatannya tinggi tak banyak dipilih peserta karena mengantisipasi persaingan, maka keketatan prodi tersebut akan berkurang. Begitu juga sebaliknya.
“Jadi sebenernya itu sangat dinamis, tergantung pada (situasi) saat itu,” kata Badrus.