Festival Kuliner Halal Pertama di Hong Kong Tarik Ratusan Pengunjung Lintas Agama
Esti setiyowati
Rabu, 23 April 2025 - 13:09 WIB
Festival Kuliner Halal Pertama di Hong Kong Tarik Ratusan Pengunjung Lintas Agama. Foto: rthk.
Ratusan orang memadati festival makanan halal pertama di Hong Kong, tepatnya di Tsim Sha Tsui pada Sabtu lalu. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan budaya Muslim dan membangun jembatan antar berbagai komunitas.
Festival makanan halal yang digelar oleh Multicultural Ethnic-Link Teen Centre dan badan sertifikasi halal kota ini mempertemukan 12 bisnis makanan bersertifikat halal.
Baca juga: Banjir Protes, Festival Kuliner Non Halal di Solo Disetop
Berbagai macam makanan halal, mulai dari kudapan India hingga pasta Italia halal tersaji di festival yang diperuntukkan bagi semua orang.
“Itulah sebabnya saya berencana untuk menyediakan makanan halal di Hong Kong, sehingga semua orang dapat menikmati makanan berkualitas baik, dengan harga yang wajar, dan higienis,” kata Direktur restoran Italia FOG, Sohel Ahmed seperti dikutip rthk.hk, Rabu (23/4/2025).
Ahmed sendiri merupakan seorang veteran industri makanan di Hong Kong selama lebih dari 30 tahun. Ia pun mengungkapkan bagaimana ia memodifikasi resep tradisional Italia untuk memenuhi standar halal.
“Makanan khas Italia, semua sausnya mengandung alkohol, minuman keras, anggur. Namun, saya pikir cara membuatnya halal. Saya membuat bahan-bahan sendiri… seperti menggunakan jus anggur sebagai pengganti anggur merah,” katanya.
Festival makanan halal yang digelar oleh Multicultural Ethnic-Link Teen Centre dan badan sertifikasi halal kota ini mempertemukan 12 bisnis makanan bersertifikat halal.
Baca juga: Banjir Protes, Festival Kuliner Non Halal di Solo Disetop
Berbagai macam makanan halal, mulai dari kudapan India hingga pasta Italia halal tersaji di festival yang diperuntukkan bagi semua orang.
“Itulah sebabnya saya berencana untuk menyediakan makanan halal di Hong Kong, sehingga semua orang dapat menikmati makanan berkualitas baik, dengan harga yang wajar, dan higienis,” kata Direktur restoran Italia FOG, Sohel Ahmed seperti dikutip rthk.hk, Rabu (23/4/2025).
Ahmed sendiri merupakan seorang veteran industri makanan di Hong Kong selama lebih dari 30 tahun. Ia pun mengungkapkan bagaimana ia memodifikasi resep tradisional Italia untuk memenuhi standar halal.
“Makanan khas Italia, semua sausnya mengandung alkohol, minuman keras, anggur. Namun, saya pikir cara membuatnya halal. Saya membuat bahan-bahan sendiri… seperti menggunakan jus anggur sebagai pengganti anggur merah,” katanya.