Unair Siapkan Alas Kaki Khusus untuk Peserta UTBK, Demi Hindari Kecurangan
Lusi mahgriefie
Rabu, 23 April 2025 - 17:12 WIB
Rektor Unair, Mohammad Nasih bersama peserta UTBK SNBT 2025 (Foto: PKIP UNAIR)
Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menerapkan sistem keamanan yang sangat ketat terhadap para peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2025. Salah satunya, menyiapkan alas kaki khusus berupa sandal, untuk dipakai para peserta selama ujian berlangsung.
Rektor Unair Mohammad Nasih mengatakan, hal ini demi menjaga keamanan dan kondusivitas. Oleh sebab itu Unair menyiapkan alas kaki khusus berupa sandal. Jadi peserta harus mengganti alas kaki mereka dengan sandal tersebut.
Nasih mengklaim, kebijakan ini merupakan bentuk komitmen universitas tersebut dalam menjaga fairness dan mengantisipasi adanya kecurangan di antara peserta.
Baca juga:Peserta Bertambah Bikin Persaingan Makin Ketat, Segini Prediksi Skor UTBK UNJ 2025
"Sekarang ini semuanya sudah canggih. Seringkali ada orang-orang tidak bertanggung jawab yang akan mengganggu fairness ujian ini dengan menyimpan alat komunikasi dan sejenisnya yang tidak terdeteksi oleh metal detector," tutur Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNAIR itu, dikutip dari laman resmi Unair, Rabu (23/4/2025).
Sehingga, lanjut Prof Nasih, kebijakan untuk menggunakan alas kaki khusus tersebut bukan semata-mata untuk kebersihan saja. Lebih dari itu, kebijakan tersebut menjadi bagian dari mitigasi risiko kecurangan dan ketidakadilan dalam pelaksanaan UTBK.
Selain pergantian alas kaki, peserta juga diwajibkan mengenakan pakaian berwarna putih guna mempermudah pengawasan visual. Alasannya, pihak Unair ingin memastikan tidak ada alat komunikasi yang disembunyikan. Kebijakan ini diambil demi menjaga integritas dan keadilan dalam pelaksanaan UTBK.
Rektor Unair Mohammad Nasih mengatakan, hal ini demi menjaga keamanan dan kondusivitas. Oleh sebab itu Unair menyiapkan alas kaki khusus berupa sandal. Jadi peserta harus mengganti alas kaki mereka dengan sandal tersebut.
Nasih mengklaim, kebijakan ini merupakan bentuk komitmen universitas tersebut dalam menjaga fairness dan mengantisipasi adanya kecurangan di antara peserta.
Baca juga:Peserta Bertambah Bikin Persaingan Makin Ketat, Segini Prediksi Skor UTBK UNJ 2025
"Sekarang ini semuanya sudah canggih. Seringkali ada orang-orang tidak bertanggung jawab yang akan mengganggu fairness ujian ini dengan menyimpan alat komunikasi dan sejenisnya yang tidak terdeteksi oleh metal detector," tutur Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNAIR itu, dikutip dari laman resmi Unair, Rabu (23/4/2025).
Sehingga, lanjut Prof Nasih, kebijakan untuk menggunakan alas kaki khusus tersebut bukan semata-mata untuk kebersihan saja. Lebih dari itu, kebijakan tersebut menjadi bagian dari mitigasi risiko kecurangan dan ketidakadilan dalam pelaksanaan UTBK.
Selain pergantian alas kaki, peserta juga diwajibkan mengenakan pakaian berwarna putih guna mempermudah pengawasan visual. Alasannya, pihak Unair ingin memastikan tidak ada alat komunikasi yang disembunyikan. Kebijakan ini diambil demi menjaga integritas dan keadilan dalam pelaksanaan UTBK.