Gelar Pelatihan Penyelia Halal, Unair Ingin Tingkatkan Kompetensi UMK
Tim langit 7
Sabtu, 26 April 2025 - 20:57 WIB
Gelar Pelatihan Penyelia Halal, Unair Ingin Tingkatkan Kompetensi UMK
Pusat Halal Universitas Airlangga (Unair) menyelenggarakan pelatihan penyelia halal secara daring. Pelatihan ini membekali pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) dengan kompetensi untuk memahami, menerapkan, dan mengawasi Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) secara mandiri.
Unair juga menyiapkan pelaku UMKM menghadapi tenggat sertifikasi halal nasional pada Oktober 2026.
Peserta dari berbagai daerah mengikuti pelatihan yang menghadirkan narasumber internal UNAIR serta dari Dewan Syariah Nasional MUI Jawa Timur. Peserta akan mendapatkan edukasi melalui, studi kasus, diskusi interaktif, praktik langsung, serta evaluasi tertulis.
Materi Komprehensif
Selama dua hari pelatihan, peserta mendapatkan beragam materi mulai dari konsep halal-haram, penyusunan dokumen SJPH, hingga praktik pendaftaran sertifikasi halal melalui sistem SIHALAL.
Pada hari pertama, peserta mempelajari pengantar SJPH, daftar bahan dan dokumen pendukung, serta fatwa kehalalan produk. Hari kedua peserta mendapat pelatihan tentang pengawasan bahan, proses, dan produk halal.
Terdapat juga edukasi terkait penanganan produk yang tidak memenuhi kriteria, hingga teknik audit internal.
Unair juga menyiapkan pelaku UMKM menghadapi tenggat sertifikasi halal nasional pada Oktober 2026.
Peserta dari berbagai daerah mengikuti pelatihan yang menghadirkan narasumber internal UNAIR serta dari Dewan Syariah Nasional MUI Jawa Timur. Peserta akan mendapatkan edukasi melalui, studi kasus, diskusi interaktif, praktik langsung, serta evaluasi tertulis.
Materi Komprehensif
Selama dua hari pelatihan, peserta mendapatkan beragam materi mulai dari konsep halal-haram, penyusunan dokumen SJPH, hingga praktik pendaftaran sertifikasi halal melalui sistem SIHALAL.
Pada hari pertama, peserta mempelajari pengantar SJPH, daftar bahan dan dokumen pendukung, serta fatwa kehalalan produk. Hari kedua peserta mendapat pelatihan tentang pengawasan bahan, proses, dan produk halal.
Terdapat juga edukasi terkait penanganan produk yang tidak memenuhi kriteria, hingga teknik audit internal.