home edukasi & pesantren

John L. Esposito: Tradisi Yudaeo-Kristen Lebih Tepat Dikatakan Yudaeo-Kristen-Islam

Kamis, 01 Mei 2025 - 05:47 WIB
John Louis Esposito. Foto: Lehigh
LANGIT7.ID- Orientalis John L. Esposito dalam bukunya berjudul "The Islamic Threat: Myth or reality?" yang dalam edisi Indonesia menjadi "Ancaman Islam Mitos atau Realitas?" mengatakan walaupun asal-usul komunitas Islam itu dari Muhammad dan abad ketujuh, orang-orang Islam - seperti Yahudi dan Kristen - asal-usul tradisi agamanya (Islam) berasal dari Tuhan Yang Esa (Allah) melalui garis panjang kenabian.

Dengan demikian orang-orang Islam menekankan bahwa tradisi Yudaeo-Kristen lebih tepat dikatakan sebagai tradisi Yudaeo-Kristen-Islam karena ketiganya merupakan putra-putra Ibrahim as, Nabi pertama yang menerima Wahyu Tuhan.

Mereka sama-sama percaya kepada Nabi Ibrahim as, yang percaya kepada Tuhan, nabi-nabi wahyu, umat yang mengemban mandat Tuhan, dan tanggung jawab moral.

"Jika asal-usul orang Yahudi dan Kristen dari Ibrahim dan Sarah melalui Ishaq, orang Islam pun demikian halnya melalui Isma'il, putra pertama Ibrahim dan Hajar," katanya.



Kalau dalam kisah suci orang-orang Yahudi tercatat kemenangan monoteisme yang diturunkan kepada Adam, Ibrahim dan Musa dalam dunia politeistik, demikian juga dalam sejarah Islam terungkap proses yang sama dari monoteisme, kerasulan dan wahyu Tuhan yang tidak mengenal kompromi di kalangan lingkungan sosial politeisme kesukuan.

Kalau orang-orang Yahudi mempunyai Taurat, orang-orang Kristen mempunyai Injil, orang-orang Islam pun mempunyai Kitab Suci Al-Quran.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya