home masjid

Kisah Sufi: Tiga Ekor Ikan, si Pandai, si Agak Pandai, dan si Bodoh

Sabtu, 03 Mei 2025 - 04:30 WIB
Versi ini berasal dari Abdal (Yang Berubah) Afifi. Ia mendengarnya dari Syeh Muhammad Asghar, yang wafat tahun 1813, dimakamkan di Delhi.Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID-Kisah ini dinukil dari buku berjudul "Tales of The Dervishes" karyaIdries Shahyang diterjemahkan Ahmad Bahar menjadi "Harta Karun dari Timur Tengah - Kisah Bijak Para Sufi".

Suatu kali di sebuah kolam hiduplah tiga ekor ikan! Si Pandai, Si Agak-Pandai, dan Si Bodoh. Mereka hidup biasa-biasa saja sebagaimana ikan-ikan yang hidup di tempat lain, sampai suatu hari datanglah --seorang manusia.

Manusia itu membawa jala, dan Si Pandai melihatnya dari dalam air. Mengingat kembali pengalamannya, cerita-cerita yang pernah didengarnya, dan kecerdikannya, Si Pandai memutuskan untuk bertindak.

"Hampir tak ada tempat untuk bersembunyi di kolam ini," pikirnya. "Aku sebaiknya pura-pura mati."

Si Pandai rnengerahkan seluruh tenaganya dan melompat keluar kolam, Ia jatuh persis di kaki penjala ikan, yang tentu saja terkejut. Namun karena Si Pandai menahan nafas, si penjala ikan mengira bahwa ikan itu sudah mati, lalu melemparnya kembali ke kolam. Si Pandai pelan-pelan meluncur ke lubang kecil di dasar tepi kolam.

Baca juga: Kisah Sufi Dzun Nun: Ketika Air Berubah

Ikan kedua, Si Agak-Pandai, tidak begitu paham tentang apa yang sedang terjadi. Ia lantas berenang mendekati Si Pandai dan bertanya tentang segala sesuatunya. "Sederhana saja," kata Si Pandai, "aku pura-pura mati, dan ia melemparku kembali."
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya