PKB Dukung Penuh Gagasan Presiden Prabowo Bangun Kampung Haji di Mekkah
Tim langit 7
Senin, 05 Mei 2025 - 13:51 WIB
Rencana Presiden Prabowo Subianto untuk membangun kampung haji di Mekkah mendapat dukungan penuh dari Partai Kebangkitan Bangsa
Rencana Presiden Prabowo Subianto membangun kampung haji di Mekkah mendapat dukungan penuh dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKB, An’im Falachuddin, menyatakan bahwa gagasan tersebut merupakan langkah visioner yang sangat bermanfaat bagi umat Islam Indonesia.
“Ini adalah gagasan luar biasa dari seorang pemimpin bangsa. Rencana ini mencerminkan kepedulian Presiden terhadap mahalnya biaya haji yang selama ini menjadi keluhan umat,” ujar Kiai An’im—sapaan akrab An’im Falachuddin, Senin (5/5/2025).
Sebagai negara dengan jumlah jemaah haji terbesar di dunia, Indonesia sangat diuntungkan jika memiliki kampung haji sendiri di Mekkah. Menurut Kiai An’im, biaya penginapan menjadi salah satu komponen terbesar dalam pelaksanaan ibadah haji dan umrah, terlebih karena durasi tinggal di Mekkah bisa mencapai 24 hari.
“Bayangkan berapa besar penghematan yang bisa dicapai jika Indonesia memiliki kawasan penginapan sendiri di Mekkah. Ini akan menjadi kabar baik bagi umat Islam di tanah air,” ungkapnya.
Baca juga:Prabowo Siapkan Langkah Lanjutan ke Arab Saudi untuk Wujudkan Perkampungan Indonesia di Makkah
Lebih dari sekadar efisiensi biaya, kampung haji juga akan meningkatkan kenyamanan dan keamanan jemaah, khususnya bagi lansia yang rentan tersesat.
Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKB, An’im Falachuddin, menyatakan bahwa gagasan tersebut merupakan langkah visioner yang sangat bermanfaat bagi umat Islam Indonesia.
“Ini adalah gagasan luar biasa dari seorang pemimpin bangsa. Rencana ini mencerminkan kepedulian Presiden terhadap mahalnya biaya haji yang selama ini menjadi keluhan umat,” ujar Kiai An’im—sapaan akrab An’im Falachuddin, Senin (5/5/2025).
Sebagai negara dengan jumlah jemaah haji terbesar di dunia, Indonesia sangat diuntungkan jika memiliki kampung haji sendiri di Mekkah. Menurut Kiai An’im, biaya penginapan menjadi salah satu komponen terbesar dalam pelaksanaan ibadah haji dan umrah, terlebih karena durasi tinggal di Mekkah bisa mencapai 24 hari.
“Bayangkan berapa besar penghematan yang bisa dicapai jika Indonesia memiliki kawasan penginapan sendiri di Mekkah. Ini akan menjadi kabar baik bagi umat Islam di tanah air,” ungkapnya.
Baca juga:Prabowo Siapkan Langkah Lanjutan ke Arab Saudi untuk Wujudkan Perkampungan Indonesia di Makkah
Lebih dari sekadar efisiensi biaya, kampung haji juga akan meningkatkan kenyamanan dan keamanan jemaah, khususnya bagi lansia yang rentan tersesat.