Tuntunan Haji: Mabit di Muzdalifah dan Amalan di Hari Iduladha
Miftah yusufpati
Jum'at, 09 Mei 2025 - 17:37 WIB
Mabit di Muzdalifah adalah salah satu diantara kewajiban haji. ilustraasi
LANGT7.ID- Syaikh Shaleh bin Fauzan bin Abdullah Al Fauzan dalam bukunya berjudul "Mukhtasar fi Fiqh al-Haji" menjelaskan jika telah terbenam matahari di hari Arafah maka hendaknya bertolak ke Muzdalifah dengan tenang. Allah berfirman,
قال الله تعالى: { ثُمَّ أَفِيضُواْ مِنْ حَيْثُ أَفَاضَ النَّاسُ وَاسْتَغْفِرُواْ اللّهَ إِنَّ اللّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ
Kemudian bertolaklah kamu dari tempat bertolaknya orang-orang banyak (‘Arafah) dan mohonlah ampun kepada Allah. sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. [QS al Baqarah/2: 199]
Jika telah sampai Muzdalifah maka salat Magrib dan Isya’ dengan mengqashar rekaat isya’ dengan satu adzan dan dua iqamat. Lalu mabit di Muzdalifah sampai waktu subuh.
Mabit di Muzdalifah adalah salah satu diantara kewajiban haji. Jika telah terbit fajar maka salat subuh di awal waktu lalu bertolak ke Mina sebelum matahari terbit. Bagi wanita dan orang-orang yang memiliki udzur boleh meninggalkan mabit di Muzdalifah.
Diperbolehkan mengambil kerikil untuk melempar jumrah saat perjalanan menuju mina, boleh juga mengambil saat di Mudzalifah atau di Mina. Jika sampai Mina maka langsung menuju Jumrah Aqabah (jumrah terakhir, yang dekat dengan Makah) dan melempar 7 kerikil.
Baca juga: Pemerintah Arab Saudi Kian Ketat, BPH: Jangan Berangkat tanpa Visa Haji
قال الله تعالى: { ثُمَّ أَفِيضُواْ مِنْ حَيْثُ أَفَاضَ النَّاسُ وَاسْتَغْفِرُواْ اللّهَ إِنَّ اللّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ
Kemudian bertolaklah kamu dari tempat bertolaknya orang-orang banyak (‘Arafah) dan mohonlah ampun kepada Allah. sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. [QS al Baqarah/2: 199]
Jika telah sampai Muzdalifah maka salat Magrib dan Isya’ dengan mengqashar rekaat isya’ dengan satu adzan dan dua iqamat. Lalu mabit di Muzdalifah sampai waktu subuh.
Mabit di Muzdalifah adalah salah satu diantara kewajiban haji. Jika telah terbit fajar maka salat subuh di awal waktu lalu bertolak ke Mina sebelum matahari terbit. Bagi wanita dan orang-orang yang memiliki udzur boleh meninggalkan mabit di Muzdalifah.
Diperbolehkan mengambil kerikil untuk melempar jumrah saat perjalanan menuju mina, boleh juga mengambil saat di Mudzalifah atau di Mina. Jika sampai Mina maka langsung menuju Jumrah Aqabah (jumrah terakhir, yang dekat dengan Makah) dan melempar 7 kerikil.
Baca juga: Pemerintah Arab Saudi Kian Ketat, BPH: Jangan Berangkat tanpa Visa Haji