Didanai Qatar, Gaza Rekonstruksi Rumah-Rumah Hancur Mulai Oktober
Garry Talentedo Kesawa
Rabu, 29 September 2021 - 23:47 WIB
Foto satelit memperlihatkan serangan udara Israel ke wilayah Jalur Gaza Foto: Langit7.id/Istock
Masyarakat di Jalur Gaza akan merekonstruksi rumah-rumah yang hancur atau rusak akibat pengeboman oleh Israel pada Mei lalu. Aktivitas tersebut akan dimulai pada pekan pertama Oktober.
Seorang pejabat senior perumahan Palestina seperti dilansir alaraby.co.uk, Rabu (29/8/2021), menyatakan proyek ini menggunakan bantuan dari Qatar.
Menurut data dari Hamas, serangan udara Israel menghancurkan sekitar 2.200 rumah di daerah kantong itu selama konflik 11 hari. Insiden itu juga merusak 37 ribu lainnya.
Wakil Menteri Gaza bidang Perumahan dan Pekerjaan Umum Naji Sarhan mengatakan sekitar 1.800 rumah yang hancur atau rusak akan dibangun kembali pada tahap pertama pekerjaan.
Dia mengatakan Israel telah mencabut sejumlah blokade pengiriman baja dan semen ke wilayah itu, dalam beberapa hari terakhir.
Pekan lalu, Mesir mulai memperbaiki jalan pesisir utama Gaza, bagian dari rencana yang lebih luas untuk mengubah infrastruktur Gaza.
Para pejabat Palestina mengatakan 250 orang termasuk 66 anak-anak, tewas akibat serangan udara Israel ke Gaza. P
Seorang pejabat senior perumahan Palestina seperti dilansir alaraby.co.uk, Rabu (29/8/2021), menyatakan proyek ini menggunakan bantuan dari Qatar.
Menurut data dari Hamas, serangan udara Israel menghancurkan sekitar 2.200 rumah di daerah kantong itu selama konflik 11 hari. Insiden itu juga merusak 37 ribu lainnya.
Wakil Menteri Gaza bidang Perumahan dan Pekerjaan Umum Naji Sarhan mengatakan sekitar 1.800 rumah yang hancur atau rusak akan dibangun kembali pada tahap pertama pekerjaan.
Dia mengatakan Israel telah mencabut sejumlah blokade pengiriman baja dan semen ke wilayah itu, dalam beberapa hari terakhir.
Pekan lalu, Mesir mulai memperbaiki jalan pesisir utama Gaza, bagian dari rencana yang lebih luas untuk mengubah infrastruktur Gaza.
Para pejabat Palestina mengatakan 250 orang termasuk 66 anak-anak, tewas akibat serangan udara Israel ke Gaza. P