Perkuat Strategi Kepemimpinan Perempuan Global, Wardah dan Komunitas Al Mujadilah Qatar Tandatangani MoU
Lusi mahgriefie
Jum'at, 23 Mei 2025 - 11:45 WIB
Wardah bersinergi dengan Al Mujadilah Women Center dari Qatar Foundation. Foto: dok. Wardah
Sebuah langkah besar demi memperluas kiprah di ranah global, perusahaan kecantikan halal terbesar di Indonesia ParagonCorp melalui flagship brandnya, Wardah bersinergi dengan Al Mujadilah Women Center dari Qatar Foundation.
Kolaborasi ini diresmikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada hari Minggu, (18/5) di Al Mujadilah Women Center, Doha Qatar, yang ditandatangani oleh Direktur Eksekutif Al Mujadilah Center; Dr. Sohaira Siddiqui, EVP dan Global Chief Business Officer ParagonCorp; Amalia Sarah Santi, serta disaksikan mantan Menteri Luar Negeri Indonesia sekaligus Board of Council Paragon Wardah Stewardship of Global Impact; H.E. Retno Marsudi, dan Deputy CEO ParagonCorp; dr. Sari Chairunnisa, Sp.KK, FINSDV.
MoU ini menjadi sebuah langkah strategis, untuk terus memajukan peran perempuan berdampak di seluruh dunia. Kolaborasi ini bertujuan untuk mendorong pengembangan kepemimpinan perempuan yang memberi ruang untuk tumbuh melalui nilai-nilai iman, faith-based leadership, knowledge, education, capacity building, research, and social
impact.
"Dalam Surat Al Mujadilah suara perempuan bukan hanya didengar, tapi juga dimuliakan. Raising our voice is not a loss of modesty, it’s an act of faith. In serving the world, we return to our fitrah, based on His guidance, the pure echo of who we are always meant to be," kata Global Chief Business Officer ParagonCorp Amalia Sarah Santi dalam keterangan tertulis yang diterima Langit7, Jumat (23/5/2025).
Bersama Al Mujadilah, lanjutnya, kolaborasi ini akan melahirkan program-program konkrit seperti membangun ekosistem global bagi perempuan untuk bertumbuh dan berdampak. Hal ini merupakan sebuah langkah strategis dalam meningkatkan peran perempuan dalam memperluas kebermanfaatan yang berkelanjutan.
Bentuk kerja sama akan diwujudkan melalui beberapa inisiatif utama, di antaranya:
Kolaborasi ini diresmikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada hari Minggu, (18/5) di Al Mujadilah Women Center, Doha Qatar, yang ditandatangani oleh Direktur Eksekutif Al Mujadilah Center; Dr. Sohaira Siddiqui, EVP dan Global Chief Business Officer ParagonCorp; Amalia Sarah Santi, serta disaksikan mantan Menteri Luar Negeri Indonesia sekaligus Board of Council Paragon Wardah Stewardship of Global Impact; H.E. Retno Marsudi, dan Deputy CEO ParagonCorp; dr. Sari Chairunnisa, Sp.KK, FINSDV.
MoU ini menjadi sebuah langkah strategis, untuk terus memajukan peran perempuan berdampak di seluruh dunia. Kolaborasi ini bertujuan untuk mendorong pengembangan kepemimpinan perempuan yang memberi ruang untuk tumbuh melalui nilai-nilai iman, faith-based leadership, knowledge, education, capacity building, research, and social
impact.
"Dalam Surat Al Mujadilah suara perempuan bukan hanya didengar, tapi juga dimuliakan. Raising our voice is not a loss of modesty, it’s an act of faith. In serving the world, we return to our fitrah, based on His guidance, the pure echo of who we are always meant to be," kata Global Chief Business Officer ParagonCorp Amalia Sarah Santi dalam keterangan tertulis yang diterima Langit7, Jumat (23/5/2025).
Bersama Al Mujadilah, lanjutnya, kolaborasi ini akan melahirkan program-program konkrit seperti membangun ekosistem global bagi perempuan untuk bertumbuh dan berdampak. Hal ini merupakan sebuah langkah strategis dalam meningkatkan peran perempuan dalam memperluas kebermanfaatan yang berkelanjutan.
Bentuk kerja sama akan diwujudkan melalui beberapa inisiatif utama, di antaranya: