home wisata halal

Kementerian Pariwisata Beri Ancaman Pada Praktik Pemerasan Terhadap Turis di Destinasi Wisata

Jum'at, 23 Mei 2025 - 13:19 WIB
Kementerian Pariwisata Beri Ancaman Pada Praktik Pemerasan Terhadap Turis di Destinasi Wisata
LANGIT7.ID-Bali; Awas hati hati para pelaku pemerasan di destinasi wisata utama di Indonesia. Wakil Menteri Pariwisata Indonesia, Ni Luh Puspa, telah mengeluarkan pernyataan mendesak yang mengutuk praktik pemerasan terhadap turis di sejumlah destinasi utama di Tanah Air.

Sebagai destinasi pariwisata terbesar Indonesia, Bali kini menjadi fokus upaya untuk mempromosikan lebih banyak wilayah di seluruh negeri. Namun, seiring menyebarnya kunjungan wisatawan, para pemimpin ingin memastikan kenyamanan dan keamanan bagi semua pengunjung.

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menggelar rapat daring dengan para pemangku kepentingan pariwisata dari berbagai daerah setelah muncul laporan terverifikasi tentang pemerasan terhadap turis di Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Wilayah tersebut mengalami peningkatan tajam kunjungan wisatawan seiring tren turis internasional yang mulai menjelajahi destinasi di luar Bali. Seperti Bali, Sumba memiliki warisan budaya unik dan pemandangan alam yang menakjubkan.

Namun, dibandingkan Bali, sektor pariwisata Sumba masih terbilang baru, dan laporan terbaru tentang pemerasan terhadap turis menjadi peringatan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Tanggapan para pemimpin pariwisata di Bali muncul setelah YouTuber Jajago Keliling Indonesia melaporkan dirinya menjadi korban pemerasan oleh warga setempat saat berkunjung ke kawasan Jalan Poros Tengah Ratenggaro, dekat Pantai Ratenggaro dan Desa Adat Ratenggaro.

Dalam video YouTube-nya, John dan pasangannya, Riana, menceritakan bagaimana anak-anak dan remaja menawarkan diri untuk memotret mereka dengan imbalan uang. Namun, saat mereka mulai berfoto, sekelompok besar anak muda bahkan orang dewasa tiba-tiba mengerumuni mereka, meminta uang, sumbangan, dan bantuan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya