Keutamaan dan Pahala Menjenguk Orang Sakit Berdasar Hadis Nabi Muhammad SAW
Miftah yusufpati
Senin, 26 Mei 2025 - 05:15 WIB
Tiada seorang muslim yang menjenguk muslim lainnya pada pagi hari, kecuali ia didoakan oleh tujuh puluh ribu malaikat hingga sore hari. Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID-Syaikh Yusuf al-Qardhawi dalam bukunya berjudul "Fatwa-Fatwa Kontemporer" menjelaskan di antara hal yang memperkuat kesunahan menjenguk orang sakit ialah adanya hadis-hadis yang menerangkan keutamaan dan pahala bagi orang yang melaksanakannya. Misalnya:
1. Hadis Tsauban yang marfu’ (dari Nabi saw.):
“Sesungguhnya apabila seorang muslim menjenguk muslim lainnya, maka ia berada di dalam *khurfatul jannah*.”
Dalam riwayat lain, seseorang bertanya kepada Rasulullah saw.:
“Wahai Rasulullah, apakah khurfatul jannah itu?”
Beliau menjawab, “Yaitu taman buah surga.”
Baca juga: Hukum Wajib Menjenguk Orang Sakit: Pengobatan Tidak Seluruhnya Bersifat Materiil
1. Hadis Tsauban yang marfu’ (dari Nabi saw.):
“Sesungguhnya apabila seorang muslim menjenguk muslim lainnya, maka ia berada di dalam *khurfatul jannah*.”
Dalam riwayat lain, seseorang bertanya kepada Rasulullah saw.:
“Wahai Rasulullah, apakah khurfatul jannah itu?”
Beliau menjawab, “Yaitu taman buah surga.”
Baca juga: Hukum Wajib Menjenguk Orang Sakit: Pengobatan Tidak Seluruhnya Bersifat Materiil