Gus Baha: Ulama Cerdas Didikan Otentik Pesantren, Hadiah untuk Ummat Islam
Muhajirin
Kamis, 30 September 2021 - 16:03 WIB
KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau akrab disapa Gus Baha (foto: NU Online)
Salah satu Ulama yang dijadikan rujukan banyak orang di media sosial adalah Gus Baha. Video ceramahnya di YouTube rata-rata ditonton jutaan orang. Meski seorang Kiai Nahdlatul Ulama (NU), Gus Baha dicintai ummat Islam lintas ormas lintas golongan.
Ceramahnya yang punya perspektif unik, serta pembawaannya yang santai namun berbobot, memberikan pencerahan bagi banyak orang. Hadirnya Gus Baha di media sosial menjadi fenomena tersendiri. Sebab pengajiannya yang awalnya hanya untuk santrinya, kini bisa didengar luas masyarakat, bahkan digandrungi.
Tak berlebihan jika Gus Baha disebut sebagai hadiah bagi umat Islam Indonesia, sebab memberi pencerahan dengan cerdas ketika ummat membutuhkan bimbingan ulama.
Sebagai seorang ulama, cita-cita Gus Baha cukup simpel, tapi sangat bermakna. Ia hanya ingin menjadi pendakwah yang membuat para pendengarnya bahagia. Itu menjadi salah satu cara beliau mencegah orang-orang terjebak melakukan larangan Allah Ta’ala.
“Obsesi saya terbesar atau cita-cita saya terbesar, memang, setiap ngaji saya ingin orang mukmin semuanya itu bahagia. Karena dengan menjadi bahagia, orang-orang tidak akan mencari kebahagiaan melalui kemaksiatan,” demikian kutipan pernyataan Gus Baha, dilansir akun facebook Ngaji Tasawuf, kamis (30/9/2021).
Gus Baha memiliki nama lengkap KH Ahmad Bahauddin Nursalim. Ia menjadi salah sosok pendakwah yang banyak menghiasi jagad maya, terkhusus di media sosial seperti youtube dan facebook.
Gus Baha merupakan putra seorang ulama ahli Qur’an, KH Nursalim Al-Hafidz dari Narukan, Kragan, Rembang, Jawa Tengah, sebuah desa di pesisir utara pulau Jawa. KH Nursalim adalah murid dari KH Arwani Al-Hafidz Kudus dan KH Abdullah Salam Al-Hafidz Pati.
Ceramahnya yang punya perspektif unik, serta pembawaannya yang santai namun berbobot, memberikan pencerahan bagi banyak orang. Hadirnya Gus Baha di media sosial menjadi fenomena tersendiri. Sebab pengajiannya yang awalnya hanya untuk santrinya, kini bisa didengar luas masyarakat, bahkan digandrungi.
Tak berlebihan jika Gus Baha disebut sebagai hadiah bagi umat Islam Indonesia, sebab memberi pencerahan dengan cerdas ketika ummat membutuhkan bimbingan ulama.
Sebagai seorang ulama, cita-cita Gus Baha cukup simpel, tapi sangat bermakna. Ia hanya ingin menjadi pendakwah yang membuat para pendengarnya bahagia. Itu menjadi salah satu cara beliau mencegah orang-orang terjebak melakukan larangan Allah Ta’ala.
“Obsesi saya terbesar atau cita-cita saya terbesar, memang, setiap ngaji saya ingin orang mukmin semuanya itu bahagia. Karena dengan menjadi bahagia, orang-orang tidak akan mencari kebahagiaan melalui kemaksiatan,” demikian kutipan pernyataan Gus Baha, dilansir akun facebook Ngaji Tasawuf, kamis (30/9/2021).
Gus Baha memiliki nama lengkap KH Ahmad Bahauddin Nursalim. Ia menjadi salah sosok pendakwah yang banyak menghiasi jagad maya, terkhusus di media sosial seperti youtube dan facebook.
Gus Baha merupakan putra seorang ulama ahli Qur’an, KH Nursalim Al-Hafidz dari Narukan, Kragan, Rembang, Jawa Tengah, sebuah desa di pesisir utara pulau Jawa. KH Nursalim adalah murid dari KH Arwani Al-Hafidz Kudus dan KH Abdullah Salam Al-Hafidz Pati.