home masjid

Urgensi Kajian Kritis Hadis di Era Modern Menurut Nurcholish Madjid

Selasa, 03 Juni 2025 - 05:45 WIB
Prinsip hukum tetap (tsawabit), tapi teknis pelaksanaannya bisa berubah (mutaghayyirat). Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID-Cendekiawan muslim, Prof Dr Nurcholish Madjid (1939 – 2005) atau populer dipanggil Cak Nur mengatakan zaman modern menghadirkan peluang besar untuk melakukan evaluasi ulang terhadap warisan hadis:

- Ketersediaan sumber primer dan sekunder secara luas.

- Kemajuan metodologi kritik teks dan sejarah.

- Teknologi digital yang memungkinkan pencarian dan pembandingan data hadis lintas kitab dan ulama.

Dengan memanfaatkan perkembangan ini, kajian terhadap hadis dapat dilanjutkan sebagai bentuk ijtihad kolektif untuk menjawab kebutuhan zaman. Ini bukan dalam rangka meragukan sunnah Nabi, tetapi dalam rangka melindungi sunnah dari hadis yang tidak sahih.

Cak Nur dalam buku berjudul "Kontekstualisasi Doktrin Islam Dalam Sejarah" bab "Pergeseran Pengertian Sunnah ke Hadits, Implikasinya dalam Pengembangan Syariah" mengatakan Imam al-Bukhari dan para ahli hadis klasik seperti Imam al-Syafi’i telah meletakkan fondasi penting dalam pemilahan hadis sahih dan lemah. Namun, metodologi mereka lahir dari konteks zamannya.

Di era sekarang, penerapan kembali metode kritik hadis dengan perangkat intelektual modern akan memperkuat posisi sunnah sebagai sumber syariat yang kredibel dan relevan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya