Ibu Hamil Jangan Depresi, Anak Bisa Berpotensi Depresi
Muhammad rifai akif
Kamis, 30 September 2021 - 19:00 WIB
Ilustrasi Ibu Hamil. Foto: Langit7.id/Istock
Anak-anak yang lahir dari ibu yang mengalami depresi selama dan setelah kehamilan lebih mungkin mengembangkan gejala depresi pada usia 24 tahun.
Temuan itu berdasar penelitian terbaru dipimpin University of Bristol dan diterbitkan dalam jurnal BJPsych Open.
Pada usia 24 tahun, anak muda yang lahir dari ibu dengan depresi antenatal dan postnatal, memiliki skor depresi hampir tiga poin lebih tinggi daripada anak dari ibu tanpa depresi.
Studi tersebut juga mempertimbangkan dampak depresi sang ayah, meski sampelnya sangat kecil.
Studi ini melibatkan 5.029 orang selama periode 14 tahun, sejak peserta berusia 10 hingga 24 tahun untuk memeriksa bagaimana risiko depresi terjadi di masa kanak-kanak dan remaja.
Para peneliti juga menemukan bahwa keturunan dari ibu dengan riwayat depresi pascapersalinan mengalami peningkatan gejala depresi dari waktu ke waktu.
Sementara mereka yang memiliki ibu dengan riwayat depresi antenatal memiliki tingkat depresi yang lebih tinggi secara keseluruhan.
Temuan itu berdasar penelitian terbaru dipimpin University of Bristol dan diterbitkan dalam jurnal BJPsych Open.
Pada usia 24 tahun, anak muda yang lahir dari ibu dengan depresi antenatal dan postnatal, memiliki skor depresi hampir tiga poin lebih tinggi daripada anak dari ibu tanpa depresi.
Studi tersebut juga mempertimbangkan dampak depresi sang ayah, meski sampelnya sangat kecil.
Studi ini melibatkan 5.029 orang selama periode 14 tahun, sejak peserta berusia 10 hingga 24 tahun untuk memeriksa bagaimana risiko depresi terjadi di masa kanak-kanak dan remaja.
Para peneliti juga menemukan bahwa keturunan dari ibu dengan riwayat depresi pascapersalinan mengalami peningkatan gejala depresi dari waktu ke waktu.
Sementara mereka yang memiliki ibu dengan riwayat depresi antenatal memiliki tingkat depresi yang lebih tinggi secara keseluruhan.