Eks Ratu Wushu Indonesia Beberkan Nasib Atlet Junior di Era Efisiensi
Esti setiyowati
Senin, 09 Juni 2025 - 14:52 WIB
Eks ratu wushu Indonesia, Lindswell Kwok mengungkap nasib atlet di masa efisiensi. Foto: Instagram/lindswellk.
Mantan atlet wushu Indonesia, Lindswell Kwok baru-baru ini membeberkan fakta yang menimpa atlet wushu junior.
Hal ini bermula dari kritikan Lindswell Kwok pada Presiden RI Prabowo Subianto yang memberi hadiah jam Rolex untuk para pemain Timnas Indonesia.
Diketahui, pemain Timnas Indonesia diberi hadiah jam mewah bernilai ratusan juta rupiah usai mengalahkan China di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Kamis (5/6/2025) lalu.
Baca juga: Lindswel Kwok Sindir Prabowo Soal Hadiah Jam Rolex untuk Pemain Timnas: Kesenjangan Atlet
Lindswell Kwok menilai sikap yang ditunjukkan pemerintah itu sebagai kesenjangan atlet. Terlebih pemberian hadiah dengan nilai fantastis itu dilakukan Presiden Prabowo di tengah kebijakan efisiensi di berbagai sektor.
"Bukan karena sejawat kita dapat apresiasi lalu kita kepanasan. BUKAN. Tapi lihat dulu siapa yang kasih. PRESIDEN DI MASA EFISIENSI, di mana cabor lain dicuekin. Cabon yang terkenal dan banyak peminat diperhatikan," ungkap Lindswell Kwok.
Perempuan berusia 33 tahun ini kemudian mengungkapkan nasib para atlet junior wushu. Ia mengatakan, pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) telah memulangkan para atlet muda secara sepihak
Hal ini bermula dari kritikan Lindswell Kwok pada Presiden RI Prabowo Subianto yang memberi hadiah jam Rolex untuk para pemain Timnas Indonesia.
Diketahui, pemain Timnas Indonesia diberi hadiah jam mewah bernilai ratusan juta rupiah usai mengalahkan China di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Kamis (5/6/2025) lalu.
Baca juga: Lindswel Kwok Sindir Prabowo Soal Hadiah Jam Rolex untuk Pemain Timnas: Kesenjangan Atlet
Lindswell Kwok menilai sikap yang ditunjukkan pemerintah itu sebagai kesenjangan atlet. Terlebih pemberian hadiah dengan nilai fantastis itu dilakukan Presiden Prabowo di tengah kebijakan efisiensi di berbagai sektor.
"Bukan karena sejawat kita dapat apresiasi lalu kita kepanasan. BUKAN. Tapi lihat dulu siapa yang kasih. PRESIDEN DI MASA EFISIENSI, di mana cabor lain dicuekin. Cabon yang terkenal dan banyak peminat diperhatikan," ungkap Lindswell Kwok.
Perempuan berusia 33 tahun ini kemudian mengungkapkan nasib para atlet junior wushu. Ia mengatakan, pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) telah memulangkan para atlet muda secara sepihak