Sukseskan Program MBG, 5.000 Relawan SPPG Jawa Timur Ikuti Bimbingan Teknis
Tim langit 7
Sabtu, 14 Juni 2025 - 18:23 WIB
Sebanyak 5.000 relawan SPPG se Jawa Timur mengikuti bimbingan teknis mengenai program Makanan Bergizi Gratis.
Sebanyak 5.000 relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) seluruh Jawa Timur mengikuti bimbingan teknis (bimtek) makanan, Sabtu (14/6/2025). Bimtek tersebut guna mencegah terjadinya keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurut Direktur Dialur II Badan Gizi Nasional (BGN), Komjen Pol Sony Sonjaya, para relawan dibekali pengetahuan pengelolaan makanan yang baik mulai dari higienitas hingga cara memasak yang benar agar makanan yang sampai pada anak-anak enak dan tetap bergizi.
"Jadi sengaja kegiatan pelatihan ini kita laksanakan karena agar para relawan terus memahami pengetahuan-pengetahuan. Contoh pengetahuan tentang bagaimana pengolahan daging," ujarnya.
Dia menyebut, narasumber yang mengisi bimtek adalah tenaga ahli di bidangnya. Mulai dari Kepala Dinas Pendidikan, himpunan ahli kesehatan lingkungan, persatuan ahli gizi, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup hingga Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).
Baca juga:Prabowo Klarifikasi Kasus Keracunan MBG, Bill Gates Akan Bertandang Bawa Dukungan
"Beliau-beliau narasumber yang tentu saja expert di bidangnya. Pengetahuan-pengetahuan beliau itu disampaikan kepada seluruh relawan tenaga kerja," paparnya.
Menurutnya, bila tidak dibekali pengetahuan, kesalahan pengelolaan makanan bisa saja terjadi. Seperti keracunan yang belakangan banyak terjadi di beberapa daerah.
Menurut Direktur Dialur II Badan Gizi Nasional (BGN), Komjen Pol Sony Sonjaya, para relawan dibekali pengetahuan pengelolaan makanan yang baik mulai dari higienitas hingga cara memasak yang benar agar makanan yang sampai pada anak-anak enak dan tetap bergizi.
"Jadi sengaja kegiatan pelatihan ini kita laksanakan karena agar para relawan terus memahami pengetahuan-pengetahuan. Contoh pengetahuan tentang bagaimana pengolahan daging," ujarnya.
Dia menyebut, narasumber yang mengisi bimtek adalah tenaga ahli di bidangnya. Mulai dari Kepala Dinas Pendidikan, himpunan ahli kesehatan lingkungan, persatuan ahli gizi, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup hingga Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).
Baca juga:Prabowo Klarifikasi Kasus Keracunan MBG, Bill Gates Akan Bertandang Bawa Dukungan
"Beliau-beliau narasumber yang tentu saja expert di bidangnya. Pengetahuan-pengetahuan beliau itu disampaikan kepada seluruh relawan tenaga kerja," paparnya.
Menurutnya, bila tidak dibekali pengetahuan, kesalahan pengelolaan makanan bisa saja terjadi. Seperti keracunan yang belakangan banyak terjadi di beberapa daerah.