home wirausaha syariah

Kemenperin Kuatkan Industri Rantai Nilai Halal, Wujudkan Produsen Halal Dunia

Jum'at, 01 Oktober 2021 - 13:25 WIB
Ilustrasi industri halal. Foto: Langit7/Istock
Pemerintah telah menyusun Masterplan Ekonomi Syariah 2019-2024 sebagai strategi mewujudkan Indonesia sebagai produsen produk halal dunia. Ekonomi dan keuangan Syariah (Esyar) digadang bakal menjadi sumber baru yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Di sisi industri, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bersama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) berupaya merealisasikan penguatan rantai nilai halal melalui pembentukan Kawasan Industri Halal (KIH).

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, saat ini, telah terdapat tiga KIH, yaitu Modern Halal Valley, Halal Industrial Park Sidoarjo, dan Bintan Inti Halal Hub.

“Kemenperin terus berupaya membentuk KIH dan Halal Hub di daerah dalam rangka membentuk ekosistem industri halal yang kuat dan merata di seluruh Indonesia,” ujarnya saat mendampingi Wakil Presiden Ma’ruf Amin meninjau Halal Indusrial Park Sidoarjo (HIPS), Jawa Timur, Kamis (30/9).

Baca juga:Festival Ekonomi Syariah Regional Jawa Berlangsung di Surabaya

Menurutnya, akselerasi pembangunan Kawasan Industri Halal di Indonesia dapat merealisasikan potensi pengembangan industri halal yang cukup besar. Dengan 1,8 miliar penduduk muslim di dunia, potensi belanja produk halal mencapai USD2,2 triliun.

Di mana, Indonesia sendiri memiliki populasi muslim terbesar di dunia, sebesar 222 juta jiwa.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
kemenperin perkuat industri halal produsen halal
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya