home wirausaha syariah

BAZNAS Luncurkan Zmart Pesantren, Dorong Ekonomi Santri dan Mustahik

Selasa, 24 Juni 2025 - 14:25 WIB
BAZNAS Luncurkan Zmart Pesantren, Dorong Ekonomi Santri dan Mustahik
LANGIT7.ID–Jakarta;Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meluncurkan program Zmart Pesantren di Ponpes Api Asri Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah, Senin (23/6). Program ini merupakan sebuah inisiatif strategis yang bertujuan mengangkat perekonomian mustahik, melalui usaha ritel di lingkungan pondok pesantren sekaligus menjadi sarana edukasi wirausaha bagi para santri.

Program Zmart Pesantren dirancang sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi berbasis ritel yang dikelola oleh pondok pesantren. Melalui kerja sama yang telah terjalin dengan pesantren di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, BAZNAS menargetkan pembangunan 20 Zmart Pesantren pada tahun 2025. Bantuan yang disalurkan BAZNAS RI sebesar Rp500.000.000 yang berasal dari hasil Sedekah Konsumen Alfamart. Bantuan tersebut akan disalurkan untuk 10 Zmart Pesantren di wilayah Jawa Tengah dengan masing-masing pesantren mendapatkan bantuan sebesar Rp50.000.000.

“Program Zmart Pesantren merupakan wujud komitmen BAZNAS untuk memberdayakan ekonomi umat, khususnya melalui sinergi dengan pondok pesantren. Kami tidak hanya memberikan bantuan modal, tetapi juga transfer pengetahuan untuk memastikan pengelolaan usaha ritel yang berkelanjutan," ujar Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, dalam keterangannya, Selasa (24/6/2025).

Baca juga: BAZNAS Hadirkan Layanan Zakat Humanis Lewat Kecerdasan Buatan

Noor melanjutkan, melalui program ini, BAZNAS berharap pesantren dapat meningkatkan pendapatan mereka sekaligus menjadi wadah pembelajaran wirausaha bagi santri, sehingga mereka memiliki keterampilan yang relevan untuk masa depan.

"Zmart Pesantren akan beroperasi sebagai minimarket yang berlokasi di area pondok pesantren dan dikelola sepenuhnya oleh pihak pesantren," ujarnya.

Selain memberikan modal usaha, BAZNAS juga akan mendukung program ini melalui transfer knowledge untuk memastikan pengelolaan yang profesional dan berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan pesantren melalui usaha ritel serta memperkuat kapasitas santri dalam mengembangkan keterampilan usaha ritel.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya